Maling Potong Panel Surya di Jalanan Tiongkok

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 08 Jan 2018 15:48 WIB
teknologitiongkok
Maling Potong Panel Surya di Jalanan Tiongkok
Ilustrasi. (VCG via Getty Images)

Jakarta: Panel surya yang terpasang pada jalan memiliki potensi menemui banyak masalah, seperti kerusakan dan juga salju. Namun, tampaknya, pencurian merupakan masalah lain yang mungkin terjadi.

Media asal Tiongkok, Qilu Evening News melaporkan bahwa para pencuri memotong sebagian dari sebuah jalan percobaan di Jinan. Pencuri memotong jalan dengan ukuran sekitar 15 centimeter kali 185 centimeter pada tanggal 2 Januari, hanya 5 hari setelah jalan tersebut diperkenalkan pada 28 Desember.

Menurut laporan Engadget, meski ada kemungkinan bahwa sebagian jalan yang hilang ini merupakan kejadian tidak sengaja, pihak berwajib menyebutkan bahwa bagian jalan yang hilang "terpotong dengan rapi" dan tidak terlihat terlepas dengan sendirinya. 

Namun, masih belum diketahui mengapa pelaku memotong sebagian dari jalan. Memang, jalan dengan panel surya cukup mahal untuk dibuat. Meskipun begitu, panel surya itu sendiri tidak bisa dijual dengan harga mahal.

Para pencuri tidak akan mendapatkan keuntungan besar jika mereka menjual bagian jalan yang mereka curi. Selain itu, mereka juga tidak bisa menggunakan bagian yang tercuri untuk penggunaan pribadi. 

Alasan yang paling masuk akal adalah ada pihak yang ingin tahu cara kerja panel surya pada jalan, tapi tidak bisa menanyakan hal itu pada para pengembang teknologi tersebut. Kecil kemungkinan masalah pencurian ini akan terjadi lagi di masa depan. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.