Berkat AI, Tiongkok Bisa Bikin Kantor Polisi Tanpa Polisi

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 10 Nov 2017 12:12 WIB
teknologi
Berkat AI, Tiongkok Bisa Bikin Kantor Polisi Tanpa Polisi
Ilustrasi desain kantor polisi berteknologi AI di Tiongkok.

Metrotvnews.com: Tiongkok sangat bersemangat menggunakan teknologi AI (Artificial Intelligence) atau kercedasan buatan di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Baru ini, Tiongkok berencana menciptakan kantor polisi tanpa tenaga manusia untuk pelayanannya.

Dikabarkan oleh The Next Web bahwa rencana pemerintah Tiongkok tersebut merupakan salah satu dari visi dan misi negara tersebut untuk menjadi negara pemimpin teknologi AI di dunia pada tahun 2025. 

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah Tiongkok menggelontorkan uang sebesar USD22 miliar untuk pengembangan AI beberapa tahun ke depan. Rencananya, di tahun 2025 nanti Tiongkok sudah menggelontorkan jumlah dana mencapai USD60 miliar.

Kantor polisi dengan layanan kecerdasan buatan tersebut akan di bangun di distrik Wuhan. Di dalamnya, pengunjung tidak akan menemukan tenaga manusia yang bekerja memberikan pelayanan. Seluruh aduan akan dicatat dan diproses jauh lebih cepat dan mudah dengan teknologi AI.

Salah satu layanan yang disediakan yakni layanan untuk mengurus izin mengemudi dan lisensi surat izin kendaraan. Masyarakat Tiongkok yang akan mengurus dokumen tersebut akan disediakan sebuah perangkat simulator mengemudi untuk pengujiannya.

Teknologi AI juga akan mempersingkat setiap proses pencatatan data diri dan pengisian formulir. Pemerintah Tiongkok ingin proses pengisian dan pencatatan data diri digantikan dengan teknologi pemindai wajah yang lebih canggih. Setiap wajah yang dipindai akan langsung tersambung dengan data diri di arsip pemerintah.

Masih belum diketahui apakah masyarakat sendiri harus meunduh aplikasi di perangkat ponsel mereka tapi yang jelas penggunaan wajah sebagai pengganti kartu identitas akan merevolusi seluruh layanan birokrasi di Tiongkok. Artinya tenaga pekerja manusia di birokrasi akan mengalami pengurangan.

Dampaknya memang terlihat seperti menggeser peran manusia. Namun, banyak pihak menilai beberapa layanan memang lebih baik digantikan dengan teknologi AI sehingga prosesnya lebih cepat dan efisien. Satu hal lagi dampak yang terlihat jelas adalah layanan kepada masyarakat bisa tersedia selama 24 jam dengan hadirnya teknologi AI.


(MMI)

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie
Review Smartphone

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie

1 day Ago

Vivo V7 Plus kembali mengunggulkan kemampuan kamera depan, yang diklaim mampu memanjakan penggu…

BERITA LAINNYA
Video /