Microsoft: Transformasi Digital Ikut Bantu Industri Jasa Keuangan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 31 May 2018 10:47 WIB
Microsoft: Transformasi Digital Ikut Bantu Industri Jasa Keuangan
Director Small Medium Corporate & One Commercial Partner Microsoft Indonesia Mulia Dewi Karnadi, Executive Vice President IT OCBC NISP David Formula, President Director Microsoft Indonesia Haris Izmee, dan Corporate Lead Microsoft Indonesia Wahyudi Purnam

Jakarta: Transformasi digital tidak habis dibahas terutama di kalangan industri. Cara ini yang membantu sebuah industri untuk tetap hidup dengan perkembangan teknologi sekaligus gaya hidup pelanggan mereka. 

Penelitian Microsoft tahun 2017 menemukan bahwa para pimpinan bisnis di Industri Jasa Keuangan di Asia Pasifik sedang menyambut Revolusi Industri ke-4.

81persen di antara mereka percaya bahwa mereka perlu bertransformasi menjadi bisnis digital untuk memungkinkan pertumbuhan di masa yang akan datang, namun hanya 31 persen yang menyatakan bahwa mereka memiliki strategi digital penuh saat ini.

Bank OCBC NISP hari ini mengumumkan transformasi digital perusahaannya, dengan mengadopsi teknologi Office 365 untuk meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di Indonesia.

Dengan tuntutan untuk berkompetisi dan lebih Agile (tangkas) menghadapi perubahan zaman, Bank OCBC NISP mengimplementasikan Office 365 sebagai langkah strategis untuk transformasi perusahaan.

"Selama bertahun-tahun, kami telah berfokus pada percepatan bisnis dengan menciptakan produk customer centric dan inovasi layanan. Sebagai sebuah bank, kami melihat disrupsi teknologi bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai sebuah peluang," ungkap Executive Vice President IT Bank OCBC NISP David Formula.

David mengaku percaya bahwa bagian dari percepatan bisnisnya adalah penggunaan bantuan teknologi yang tepat, memungkinkan mereka untuk lebih cepat, kolaboratif, dan efisien. Hal ini berlaku tidak hanya di operasional bisnis tapi juga hingga ke pola pikir pekerjanya.

"Setiap organisasi perlu mempertimbangkan kembali bagaimana mereka memberdayakan tenaga kerja mereka dengan budaya, kebijakan, infrastruktur dan peralatan yang tepat untuk memaksimalkan potensi mereka. Hal ini berarti mengizinkan kolaborasi dari manapun, dalam perangkat apapun," tandas Direktur Utama Microsoft Indonesia Haris Izmee.

"Sangat penting juga bagi setiap pimpinan bisnis untuk mengevaluasi dan mengimplementasi setiap perubahan untuk menghadapi tantangan budaya dan manajemen, yang menghambat setiap pekerja untuk bekerja tanpa hambatan, dari manapun mereka berasal. Hal ini dapat menghalangi pertumbuhan dan perkembangan perusahaan dalam zaman digital ini," imbuhnya.

Microsoft Indonesia menyebutkan bahwa industri perbankan Indonesia mencatat sebuah tren penurunan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan bagaimana perusahaan telah menjadi lebih efisien.

Peluang tersebut telah ditangkap oleh Bank OCBC NISP, dengan bantuan Microsoft Indonesia, untuk memulai perjalanan transformasi digitalnya dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasaran.
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.