Firewall Terbaru Palo Alto untuk Transformasi Digital Perbankan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 25 Sep 2018 16:38 WIB
teknologicyber security
Firewall Terbaru Palo Alto untuk Transformasi Digital Perbankan
Palo Alto menawarkan firewall generasi terbaru, dengan kemampuan diklaim lebih canggih. (Foto: Uthi/Medcom)

Jakarta: Palo Alto menyatakan dukungannya pada transformasi digital yang tengah terjadi di sejumlah industri, termasuk di ranah layanan finansial. Dukungan ini dihadirkan melalui generasi terbaru dari produk firewall karyanya. Salah satu penggunanya adalah BCA.

Firewall generasi terbaru Palo Alto didukung oleh sejumlah fitur termasuk URL Filtering, Threat Prevention, WildFire, dan Panorama. Fitur-fitur ini diklaim mampu mendeteksi gejala serangan guna mencegah serangan siber memasuki sistem pengguna.

"Teknologi dan internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, jadi berbahaya karena banyak yang mau ambil keuntungan dari perangkat dan sistem yang terhubung ke internet," ujar Country Director Palo Alto Networks Indonesia Surung PD. Sinamo.

Melalui fitur URL Filtering di firewall generasi terbaru ini, Palo Alto mengklaim menawarkan kemampuan menyaring alamat situs atau URL dengan mendeteksi halaman situs yang tidak terkait dengan bisnis, sehingga akses ke situs tersebut dapat dicegah, dibatasi atau bahkan diproteksi.

Selain itu, firewall generasi terbaru Palo Alto ini juga didukung fitur Threat Prevention berkemampuan mencegah terjadinya serangan dengan setelah pendeteksian dilakukan oleh URL Filtering. Fitur ini juga bertugas mendeteksi lebih jauh terkait dengan kandungan kode yang dinilai berpotensi menimbulkan bahaya.

Sedangkan WildFire memiliki kemampuan untuk menganalisa kode yang berpotensi sebagai malware, meski tergolong malware baru atau dikenal dengan sebutan Zero Day Malware.

Saat mendeteksi malware dengan kategori tersebut, sistem akan menciptakan perlindungan baru berupa kode khas yang akan didistribusikan kepada pelanggan secara otomatis.

Sementara itu, Panorama menawarkan sistem manajemen terpusat, sehingga menyuguhkan visibilitas bagi pelanggan terutama di bidang perbankan. Sebab, visibilitas menjadi salah satu faktor penting bagi industri terkait dengan finansial, seperti yang diungkap oleh BCA.

Dengan visibilitas baik, industri dapat mengetahui lalu lintas yang terjadi pada layanannya, memungkinkan pendeteksian menjadi lebih akurat dan mudah. Visibilitas ini tidak tersedia di sistem firewall generasi sebelumnya, menyebabkan perlindungan hanya bersifat reaktif dan kurang sesuai untuk pencegahan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.