XL Selesai Tata Ulang Frekuensi 2.100MHz

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 10 Apr 2018 16:52 WIB
xltelekomunikasi
XL Selesai Tata Ulang Frekuensi 2.100MHz
Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya.

Jakarta: XL Axiata mengumumkan bahwa mereka telah selesai melakukan refarming atau penataan ulang blok frekuensi 2.100 MHz.

Penataan ulang ini berlangsung lebih cepat dari dugaan karena selama proses refarming tidak ada masalah yang berarti. Berakhir di kawasan Jawa Barat, proses refarming ini selesai 16 hari lebih cepat dari jadwal. 

Apa keuntungan penataan ulang bagi konsumen? Yessie menyebutkan, selesainya refarming berarti XL akan dapat mengoptimalkan penggunaan spektrum 4G yang lebih lebar, sehingga mutu layanan meningkat. 

"Kami bersyukur tidak ada kendala yang berarti selama proses eksekusi penataan ulang frekuensi berlangsung, proses eksekusi berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal dan jaringan tetap beroperasi secara normal," kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya. 

XL memulai penataan ulang pada 15 Januari lalu. Penataan dimulai di kawasan timur Indonesia, yaitu Papua, Maluku dan Sulawesi.

Sebelum ini, teknisi XL juga pernah melakukan refarming, yaitu pada spektrum 1.800 MHz. XL menyebutkan, proses refarming kali ini lebih sederhana dari sebelumnya. 

Tujuan para operator melakukan refarming adalah menata blok frekuensi agari setiap frekuensi yang dimiliki oleh masing-masing operator menjadi berurutan. Dengan begitu, penyediaan layanan broadband juga lebih efisien. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.