Google Hadirkan Fitur Pengelolaan Konten di YouTube Kids

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 14 Sep 2018 08:09 WIB
youtube
Google Hadirkan Fitur Pengelolaan Konten di YouTube Kids
Google mengumumkan dua update untuk YouTube Kids, berisi fitur pengelola konten dan pengalaman baru.

Jakarta: Google baru saja mengumumkan kehadiran fitur baru dan peningkatan untuk aplikasi YouTube Kids. Google telah mulai menggulirkan sejumlah peningkatan ini pada aplikasi versi Android, dan akan disusul pada aplikasi versi iOS.

Tidak hanya satu, Google mengumumkan dua update, menghadirkan konten yang disetujui orang tua, dan pengalaman YouTube baru untuk anak berusia lebih tua.

Fitur pertama adalah pengendali untuk orang tua baru, memungkinkan mereka memilih setiap video dan saluran yang dapat dinikmati anak secara manual.

Saat ini, fitur pengendali baru ini hanya tersedia pada aplikasi versi Android, namun akan segera tersedia di aplikasi versi iOS. Untuk dapat mengaktifkannya, orang tua cukup mengakses pengaturan dan profil anak.

Kemudian, pilih "approved content only" dan orang tua dapat memilih video yang dapat disaksikan oleh anak. Guna lebih memudahkan, pengguna dapat memilih seluruh saluran, koleksi atau video karya kreator tertentu dengan mengetuk tombol tanda tambah.

Sementara itu, update kedua menghadirkan pengalaman khusus untuk anak berusia delapan hingga 12 tahun, berbekal tambahan konten baru seperti musik dan game video.

Orangtua kini dapat memilih pengalaman khusus ini saat menyesuaikan pengaturan untuk profil baru atau melakukan update pada profil yang telah tersedia.

Sedangkan aplikasi YouTube Kids versi anak berusia lebih muda tetap menawarkan pengalaman seperti sebelumnya, yang telah menjadi versi default.

Saat ini, pengalaman khusus anak berusia lebih tua ini baru tersedia untuk pengguna aplikasi di wilayah Amerika Serikat. Google berencana menggulirkannya ke seluruh negara di masa mendatang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.