Google Podcast Mulai Masuk Android

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 20 Jun 2018 11:31 WIB
google
Google Podcast Mulai Masuk Android
Aplikasi Google Podcast kini telah dapat dinikmati oleh pengguna perangkat bersistem operasi Android.

Jakarta: Aplikasi Google Podcast telah tersedia untuk pengguna perangkat Android, meski belum didukung fitur selengkap aplikasi pesaingnya. Sementara itu, Google belum mengungkap rencananya untuk menghadirkan aplikasi ini pada perangka bersistem operasi iOS.

Aplikasi ini dinilai sejumlah pihak sebagai pilihan solid untuk dapat menikmati fungsi dasar dari aplikasi podcast, dan dukungan teknologi kecerdasan karya Google juga dinilai sebagai fitur utama yang dapat mendukung pengalaman penggunaan terbaik.

Aplikasi Google Podcast ini tidak jauh berbeda dari aplikasi pemutar podcast lain yang telah diintegrasikan pada aplikasi Google saat ini. Aplikasi tersebut disebut cukup mudah ditemukan, dan memudahkan pengguna berlangganan dengan saluran podcast tertentu.

Selain itu, aplikasi ini juga menghadirkan kemudahan bagi penggunanya dalam mengunduh episode untuk didengarkan secara offline, dan didukung opsi variabel kecepatan pemutaran ulang. Sayangnya, pengalaman menavigasikan aplikasi melalui sejumlah tindakan yang disuguhkannya dilaporkan belum mulus.

Sebagai contoh, belum tersedia cara mudah untuk berlangganan secara langsung ke akun podcast dari halaman rekomendasi atau pencarian. Pengguna harus mengetuk dan mengakses halaman podcast untuk dapat berlangganan pada akun podcast tersebut.

Tidak tersedia playlist yang dapat dikustomisasi khusus, dan opsi untuk menandai podcast saat diputar sulit ditemukan. Selain itu, tidak tersedia widget meski pengendali playback terdapat di bar notifikasi, serta opsi untuk menciptakan shortcut secara langsung ke podcast ke homescreen.

Google Podcast telah diintegrasikan ke dalam Google Assistant, berarti aplikasi dapat disinkronisasikan dengan aplikasi lain dengan mengucap perintah kepada asisten virtual tersebut. Sehingga saat memulai podcast pada satu perangkat, pengguna dapat memerintahkan perangkat lain untuk memutarkannya dan melanjutkan dari bagian yang terakhir didengarkan.

Selain itu, Google mengumumkan rencananya untuk terus mengembangkan Podcast agar mampu menghadirkan wadah bagi kreator, dan mengintegrasikan fitur speech-to-text dan Translate Google untuk menawarkan dukungan terjemahan pada podcast.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.