CBNCloud Gandeng Microsoft Pasang Azure Stack di Indonesia

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 27 Apr 2018 10:11 WIB
cloud computingcorporate
CBNCloud Gandeng Microsoft Pasang Azure Stack di Indonesia
CBNCloud bawa layanan Azure Stack ke Indonesia

Jakarta: CBNCloud, penyedia layanan komputasi di Indonesia menggandeng Microsoft dalam menghadirkan Hybrid Cloud, Azure Stack.

Tony Hariman, Presiden Direktur CBNCloud mengatakan,”layanan berbasis aplikasi hybrid ini dapat semakin memperluas cakupan kebutuhan untuk membangun infrastruktur teknologi informasi modern berbasis komputasi awan di beragam industri Indonesia.”

Azure Stack adalah perpanjangan dari platform Azure yang mengintegrasikan sistem hardware dan software untuk memenuhi kebutuhan perkembangan bisnis pengguna.

Azure Stack memungkinkan adanya konsistensi saat menjalankan hybrid cloud yang dapat membantu pebisnis dalam mengoptimalkan operasional mereka dan memaksimalkan produktivitas.

Studi IDC yang diprakarsai oleh Microsoft memprediksi bahwa sekitar 40 persen produk domestik bruto (GDP) Indonesia akan berasal dari produk atau layanan digital hingga tahun 2021. Transformasi digital meningkatkan produktivitas, margin keuntungan, tingkat akuisisi pelanggan, dan pendapatan dari produk serta layanan digital.

Manfaat ini juga akan membaik, paling tidak sebesar 30 persen dalam tiga tahun. Transformasi digital di Indonesia akan menguntungkan masyarakat dengan menghadirkan kota yang lebih cerdas, aman dan efisien.

“Keberhasilan transformasi digital bukanlah sesuatu yang dapat diukur dari hasil bisnis saja, namun juga dari bagaimana organisasi dapat mengadopsi dan menggunakan peralatan digital setiap harinya. 

“Di tahun 2017 lalu, CBNCloud telah membukukan peningkatan sebesar 50 persen dan dengan kehadiran platform Azure Stack, diharapkan dapat kembali meningkatkan pertumbuhan sampai dengan 100 persen di tahun 2018,” tutup Tony Hariman. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.