nPerf Klaim Internet Smartfren Paling Kencang

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 26 Jul 2018 10:32 WIB
telekomunikasismartfren andromax
nPerf Klaim Internet Smartfren Paling Kencang
Ilustrasi kekuatan sinyal.

Jakarta: Saat ini setiap pengguna layanan seluler di Indonesia biasanya memilih operator telekomunikasi yang bisa menyediakan koneksi internet paling kencang. 

Di Indonesia, Medcom.id mencatat tidak kurang ada enam operator telekomunikasi yang menyediakan layanan seluler. Di antaranya adalah Telkomsel, XL , Indosat, Tri, dan Bolt. Siapakah yang paling cepat?

Aplikasi yang biasa digunakan untuk menguji kualitas koneksi internet layanan seluler nPerf merilis hasi risetnya di Indonesia. Mereka menyebutkan bahwa koneksi internet Smartfren yang paling cepat.

Sebagai aplikasi gratis, nPerf bisa diunduh dan digunakan di smartphone. Aplikasi ini mengumpulkan data dari 319.522 tes yang dilakukan pengguna Indonesia, termasuk tes kecepatan, tes streaming, dan tes browsing.

Di blog resmi nPerf, disebutkan kecepatan unduh di jaringan 2G/3G/4G Smartfren menjadi yang paling kencang yakni rata-rata 13,9Mbps. Telkomsel yang selama ini digadang memiliki jaringan paling luas se-Indonesia mencatat kecepatan rata-rata 6,27Mbps.



Di posisi ketiga dan seterusnya ada Bolt dengan kecepatan rata-rata 5,85Mbps, XL dengan 5,41Mbps, dan Indosat yang mencapai rata-rata 2,82Mbps. Sementara di posisi paling bontot ada Tri dengan kecepatan rata-rata 2,75Mbps.

Namun, dalam pengujian upload atau unggah, Smartfren tidak di posisi paling cepat. Telkomsel menjadi paling unggul dengan kecepatan upload rata-rata 4,41Mbps. Dibelakangnya ada Smartfren dengan kecepatan 4,21Mbps, XL dengan 3,95Mbps, Tri yang mencapai 2,83Mbps, Indosat Ooredoo dengan 2,33Mbps, dan terakhir Bolt yang hanya 1,08Mbps.



Perlu diingat bahwa seluruh hasil ini dikumpulkan nPerf selama periode enam bulan tahun 2018 yaitu dari awal Januari hingga akhir Juni.

Lanjut ke catatan latensi atau jeda waktu pengantaran paket data ke perangkat, Smartfren mencatat latensi paling rendah, berarti koneksinya cukup stabil diukur dengan satuan mili second (ms).

Smartfren memiliki latensi 68,98ms dibelakangnya ada XL (85,53ms), Tri (92,64ms), Bolt (983,13ms), Telkomsel (101,51ms), dan Indosat (111,94ms). Namun dalam uji kecepatan loading saat browsing nPerf menemukan Telkomsel melakukan loading sangat singkat diikuti Smartfren, Tri, XL, Bolt, dan Indosat.

Posisinya kembali berbeda dalam uji streaming konten video dan musik. nPerf mencatat XL dan Bolt menjadi paling baik kualitasnya kemudian dibelakangnya ada Tri, Telkomsel, Smartfren, dan Indosat.

Terakhir, soal kualitas koneksi 4G nPerf mengambil hasil pengujian yang dilakukan sebanyak 156 ribu kali diparuh pertama tahun ini. Hasilnya Bolt dan Smartfren menjadi yang paling baik kualitas 4G.



Wajar saja karena kedua operator tersebut lebih banyak berfokus di jaringan 4G. Bolt sudah dirintis sejak awal, dan Smartfren yang bermigrasi dari CDMA langsung ke 4G LTE. Posisi seterusnya diisi secara berturut-turut oleh XL, Tri, Telkomsel dan Indosat.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.