NVIDIA Setop Sementara Uji Mobil Otonom

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 28 Mar 2018 17:31 WIB
nvidiauber
NVIDIA Setop Sementara Uji Mobil Otonom
foto: IGN

Jakarta: NVIDIA menghentikan sementara pengujian mobil otonom mereka di jalan umum, setelah mobil otonom Uber terlibat dalam kecelakaan fatal di Arizona.

Uber adalah salah satu klien dari NVIDIA. Perusahaan transportasi berbasis aplikasi itu menggunakan platform komputasi dari NVIDIA pada mobil otonom mereka.

Sejauh ini, NVIDIA telah menguji mobil otonom mereka di New Jersey, California, Jepang dan Jerman. Mereka akan mengadakan Konferensi GPU Technology minggu ini. Diperkirakan, mereka akan membuat beberapa pengumuman terkait teknologi mobil tanpa sopir.

"Kecelakaan itu adalah tragedi," kata juru bicara NVIDIA dalam pernyataan resmi, seperti yang dikutip dari The Verge. "Ini adalah pengingat betapa sulitnya teknologi SDC dan teknologi tersebut harus dikembangkan dengan sangat hati-hati, dilengkapi dengan teknologi pengaman terbaik.

"Tragedi ini adalah alasan mengapa kami berkomitmen untuk menyempurnakan teknologi ini. Pada akhirnya, mobil otonom akan tetap lebih aman dari pengendara manusia. Itulah mengapa pengembangan teknologi ini penting. Kami menangguhkan sementara pengujian mobil otonom di jalan umum untuk belajar dari kecelakaan Uber. Jajaran mobil kami yang dikendarai oleh manusia masih akan terus beroperasi."

NVIDIA adalah salah satu perusahaan yang menangguhkan pengujian mobil otonom mereka setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan mobil otonom Uber.

Kecelakaan itu menewaskan seorang pejalan kaki di Arizona. Toyota juga mengatakan bahwa mereka akan menghentikan sementara pengujian mobil otonom yang mereka lakukan di seluruh dunia. 

Selain menguji mobil otonomnya sendiri, NVIDIA juga membuat platform komputasi untuk digunakan pada mobil tanpa sopir. Pada awal tahun ini, NVIDIA mulai menjual chip Xavier untuk digunakan pada mobil otonom. NVIDIA menyebutkan, mereka memiliki 320 klien di bidang otomtotif. 

Komputer yang dibuat oleh NVIDIA dan pesaingnya, Intel bisa dibilang bagian paling penting dari mobil otonom.

Semua data yang didapatkan oleh mobil otonom menggunakan sensornya -- mulai dari gambar, data pemetaan dan audio -- akan diproses komputer untuk menentukan langkah yang diambil mobil otonom.


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.