Ada Kelemahan di Kunci Tesla Model S

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 11 Sep 2018 16:02 WIB
teslacyber security
Ada Kelemahan di Kunci Tesla Model S
Model S dari Tesla.

Jakarta: Tesla memang lebih peduli pada keamanan jika dibandingkan dengan perusahaan pembuat mobil lain. Namun, itu bukan berarti sistem keamanan mereka telah sempurna.

Peneliti dari universitas KU Leuven asal Belgia baru saja menjelaskan teknik untuk menembus enkripsi pada key fob untuk Model S. Dengan begitu, seseorang bisa dengan mudah membuat kunci tiruan lalu masuk dan menyalakan mobil. 

Para peneliti menemukan bahwa key fob pada Model S menggunakan kode 40-bit yang mudah untuk diretas untuk melindungi kode di dalamnya. Setelah mereka bisa mendapatkan kode pada fob, mereka cukup menggunakan kunci enkripsi sampai mereka menemukan kode untuk membuka pintu Model S. 

Serangan ini menarik karena Tesla adalah perusahaan yang mendorong penggunaan metode membuka kunci mobil tanpa kunci fisik. Metode ini telah diadopsi oleh perusahaan pembuat mobil mewah.

Untungnya, serangan ini hanya bisa dilakukan pada Model S yang dikirimkan sebelum bulan Juni. Selain itu, Tesla juga telah merilis update untuk memperkuat enkripsi pada key fob. 

Menurut The Verge, Tesla juga telah menambahkan opsi bagi pengguna untuk memasukkan password sebelum mereka menyalakan mobil. Metode ini akan bekerja layaknya metode autentikasi dua faktor pada layanan email atau media sosial. 

Masalah ini tidak hanya terjadi pada mobil buatan Tesla mengingat kelemahan keamanan ada pada key fob, yang dibuat oleh Pektron. Namun, Tesla adalah merek yang terkena dampak paling besar. Para peneliti percaya, masalah ini juga dapat ditemukan di mobil buatan McLaren, Karma dan Triump, meski mereka belum menguji kunci pada mobil tersebut. 

Ini menunjukkan betapa pentingnya keamanan siber pada mobil modern. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.