Ammana Bidik Peluang Wakaf via Online

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 14 May 2018 16:10 WIB
fintech
Ammana Bidik Peluang Wakaf via Online
Ammana menyuguhkan platform online untuk memudahkan masyarakat berwakaf via dana.

Jakarta: Menggandeng Badan Wakaf Indonesia dan Forum Wakaf Produktif, Ammana Fintek Syariah meluncurkan platform investasi peer-to-peer (P2P) lending syariah. Solusi ini diklaim mempermudah masyarakat menyalurkan wakaf berupa dana.

"Ammana menawarkan platform teknologi untuk memudahkan masyarakat untuk melakukan wakaf berupa uang, sehingga umat bisa membangun bangsa dengan lebih baik. Ammana diharapkan bisa menjadi fasilitas gotong royong online bagi masyarakat," ujar CEO Ammana Fintek Syariah Lutfi Adhiansyah.

Menghadirkan program Wakaf Produktif ini disebut Lutfi karena fintech dinilai sebagai wadah yang sesuai berkat adaptasi smartphone yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia, dan telah mendapatkan izin dari regulator, dalam hal ini adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tidak hanya bersifat syariah, Ammana turut mengunggulkan transparansi data, karena seluruh perkembangan yang terjadi dalam proyek akan disampaikan dan ditampilkan via platform.

Ammana mengklaim menjanjikan transparansi dan kecepatan dalam menyampaikan dana wakaf kepada badan atau Nazir yang tepat.

Saat ini, proyek yang terdapat pada Ammana merupakan proyek yang telah dijalankan oleh mitra Ammana. Lutfi menyebut di masa mendatang, Ammana menargetkan berkolaborasi dengan mitra untuk menciptakan proyek baru hasil buah pikiran mereka.

Ammana juga menargetkan  menggandeng lebih banyak Nazir yang terdaftar secara hukum dan disetujui oleh Badan Wakaf Indonesia, sebagai pihak berwenang terkait tersebut. Sebab, Ammana menyebut berkomitmen untuk mematuhi regulasi, termasuk dengan bekerja sama dengan Nazir yang legal.

Menggunakan teknologi sebagai basis operasionalnya, Ammana mengklaim dapat peduli dengan perlindungan data, dan telah mempersiapkan dukungan untuk menjamin keamanan data.

Fitur wakaf ini merupakan fitur baru yang ditawarkan Ammana, yang sebelumnya telah menangani program investasi untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Selama satu bulan, Ammana menyebut telah menggalang dana untuk UMKM dan mengelola dana sebanyak Rp2,5 miliar. Kerja sama dengan mitra saat ini diharapkan Ammana dapat meningkatkan penghimpunan dana hingga 10 kali lipat.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.