Soal AI, Elon Musk Remehkan Zuckerberg

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 26 Jul 2017 11:36 WIB
facebooktesla
Soal AI, Elon Musk Remehkan Zuckerberg
CEO Tesla Elon Musk. (Fast Company)

Metrotvnews.com: CEO Facebook, Mark Zuckerberg sering dipuji karena pemikirannya yang kritis dan visinya untuk masa depan. Inilah yang membuatnya bisa mempertahankan posisinya di salah satu perusahaan paling sukses dan membuat orang jarang mempertanyakan pendapatnya. 

Namun, kemarin, CEO Tesla dan sesama milyarder, Elon Musk mengatakan melalui Twitter bahwa pemahaman Zuckerberg tentang ancaman dari kecerdasan buatan "terbatas", seperti yang dilaporkan Washington Post
 


Kicauan yang dibuat oleh Musk merupakan jawaban atas siaran langsung yang diadakan oleh Zuckerberg pada hari Minggu lalu. Dalam wawancara tersebut, salah satu pertanyaan yang harus Zuckerberg jawab membahas tentang peringatan yang diberikan oleh Musk akan bahaya kecerdasan buatan.

Tanpa menyebutkan nama Musk, Zuckerberg mengatakan bahwa peringatan seperti itu adalah sesuatu yang "sangat negatif" dan "tidak bertanggung jawab."

"Saya rasa, orang-orang yang berpandangan negatif dan mencoba untuk membuat skenario kiamatnya dunia... saya tidak mengerti. Pandangan itu sangat negatif dan saya rasa, ini adalah tindakan tidak bertanggung jawab," ujar Zuckerberg. Dia juga berargumen orang-orang bisa "membuat banyak hal untuk membuat dunia yang lebih baik."

Zuckerberg juga menjelaskan tentang bagaimana AI bisa menyelamatkan nyawa manusia, misalnya dengan mengembangkan teknologi mobil otonom yang lebih aman dan kemampuan untuk menganalisa masalah medis. Dia berkata, teknologi bisa digunakan untuk kebaikan atau kejahatan dan investor memiliki tanggung jawab untuk membuat inovasi dengan hati-hati. 

"Orang-orang yang ingin memperlambat proses pengembangan AI, saya rasa itu pendapat yang harus dipertanyakan," ujarnya. "Saya kesulitan untuk mengerti sudut pandang itu. Jika Anda tidak ingin mengembangkan AI, itu sama saja Anda tidak mendukung keberadaan mobil yang lebih aman dan kemampuan untuk mendiagnosa orang-orang yang sakit dengan lebih baik."

Selama bertahun-tahun, Musk telah membahas tentang bahaya AI. Belum lama ini, dia memberitahukan sekelompok gubernur bahwa mereka harus membuat regulasi tentang kecerdasan buatan, yang dia sebut sebagai "ancaman fundamental terhadap eksistensi manusia." Ketika diminta untuk memberikan contoh nyata, Musk berkata, pemerintah harus mengerti AI dengan lebih baik sebelum terlambat. 

"Setelah ada kesadaran, masyarakat akan ketakutan, dan memang sewajarnya begitu," ujar Musk. "AI adalah ancaman fundamental pada masa depan manusia, berbeda dengan kecelakaan mobil, kecelakaan pesawat, obat atau makanan yang bermasalah. Masalah-masalah ini merupakan ancaman pada sekelompok orang, tapi tidak keseluruhan umat manusia."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.