Google Garap Program Trusted Flagger di Indonesia

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 04 Aug 2017 13:21 WIB
kominfogoogle
Google Garap Program Trusted Flagger di Indonesia
Google menawarkan program baru untuk hadapi konten ilegal. (ANTARA FOTO / Fahrul Jayadiputra)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, tengah gencar untuk mengatasi konten yang dianggap tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

Setelah bertemu dengan Bos Telegram pada hari Selasa dan tim Facebook pada hari Rabu, kini Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara bertemu dengan Google. Satu cara yang ditawarkan oleh Google untuk menghadapi konten ilegal, mulai dari pornografi hingga terorisme, adalah dengan membuat program Trusted Flagger.

"Google grup memberikan special fasilitas untuk Indonesia yaitu diberikan fasilitas Trusted Flag," kata Plt Kepala Biro Humas, Kemenkominfo Noor Iza. "Trusted Flag ini adalah proses pelaporan secara online dengan cara flag yang khusus dilakukan oleh pihak dari masyarakat yang diakui atau diperkenankan."

Melalui program ini, akan dipilih organisasi terpercaya untuk menandai konten yang dianggap bermasalah. Di Indonesia, ada 3 lembaga yang dipercaya untuk menjadi Trusted Flagger, yaitu Wahid Institute, ICT Watch dan Masyarakat Indonesia Anti Hoax. 

Namun, proses yang telah berlangsung selama ini, yaitu pelaporan oleh Kementerian Kominfo, akan tetap berlanjut. Sebelum ini, Google telah menggunakan fitur Trusted Flagger untuk menghadapi masalah konten ektremisme di YouTube.

Pada bulan Juni, YouTube mengumumkan 4 langkah yang mereka ambil untuk melawan terorisme. Salah satunya adalah memperbanyak individu/lembaga sebagai Trusted Flagger.

Ketika itu, Kent Walker, Senior Vice President dan General Counsel Google mengatakan YouTube telah menambahkan 50 ahli LSM ke dalam 63 organisasi yang telah menjadi bagian dari program tersebut. 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.