Peretasan HBO Lebih Parah dari Dugaan Awal

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 03 Aug 2017 12:48 WIB
cyber security
Peretasan HBO Lebih Parah dari Dugaan Awal
Salah satu hal yang dicuri hacker adalah skenario dari Game of Thrones yang akan datang. (HBO)

Metrotvnews.com: Peretasan yang dialami HBO mungkin lebih parah dari dugaan. IP Echelon, perusahaan keamanan yang HBO minta untuk memastikan file yang tercuri tidak muncul di hasil pencarian telah memberitahu Google bahwa para hacker telah mencuri "ribuan dokumen internal perusahaan HBO."

Pengungkapan ini merupakan bagian dari permintaan dalam Digital Millennium Copyright Act (DMCA) pada Google yang memaksa perusahaan pencarian tersebut untuk menghapuskan tautan ke file yang dibocorkan oleh para hacker. Permintaan ini juga menjelaskan bahwa para hacker berhasil mendapatkan berbagai barang dengan hak cipta, termasuk dokumen, gambar, video dan suara. 

IP Echelon memang perusahaan yang biasa HBO minta untuk menghapuskan tautan dari file konten bajakan dari Google. Saat Variety menghubungi HBO, juru bicara mereka enggan untuk berkomentar terkait file yang tercuri karena penyelidikan yang masih berlangsung. 

Kabar tentang HBO diretas pertama kali muncul pada hari Senin. Ketika itu, para hacker menghubungi media dan menyebutkan bahwa mereka telah berhasil menembus jaringan HBO dan merilis episode dari "Ballers", "Insecure" dan "Room 104", serta skenario dari episode "Game of Thrones" yang akan datang. 

Selain itu, para hacker juga membocorkan informasi pribadi dari eksekutif senior HBO. Informasi tersebut meliputi kredensial ke puluhan akun online, termasuk langganan koran, online banking dan layanan kesehatan pribadi. Salah satu dari akun ini mungkin telah memberikan para hacker akses ke email kantor sang eksekutif. 

Para pelaku mengklaim bahwa mereka berhasil masuk ke jaringan utama HBO dan mencuri data sebesar 1,5TB. Mereka juga mengimplikasikan akan merilis informasi ekstra ke depan.

Sebuah gambar yang dirilis oleh para hacker mengimplikasikan bahwa klaim berhasil masuk ke jaringan HBO adalah benar. Gambar itu menunjukkan screenshot dari alat administrasi internal HBO, daftar nama karyawan lengkap dengan alamat email dan tugas mereka di perusahaan. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.