Gandeng GND, Huawei Investasi Besar untuk Pasar Indonesia

Mohammad Mamduh    •    Rabu, 30 Aug 2017 18:32 WIB
huawei
Gandeng GND, Huawei Investasi Besar untuk Pasar Indonesia
Konferensi pers Huawei di Jakarta, Rabu (30/8/2017)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bersamaan dengan peluncuran tiga smartphone terbaru untuk Indonesia, Huawei Indonesia juga mengumumkan penunjukkan GND Imperium Perkasa sebagai partner strategis Huawei untuk distribusi ponsel di Indonesia.

Pihak Huawei Indonesia menjelaskan, GND Imperium Perkasa akan mengelola penjualan dan kampanye smartphone Huawei secara eksklusif.

“Dengan kerja sama ini, kami yakin Huawei akan semakin besar di Indonesia, dan dapat menembus 3 besar merek teratas smartphone Indonesia,” kata Country Director Huawei Device Indonesia, Johnson Ma, dalam konferensi pers hari ini, Rabu (30/8/2017).

Salah satu hal yang turut mencuri perhatian dalam konferensi pers kali ini adalah penjelasan Huawei secara gamblang dalam strategi mereka untuk pasar ponsel di Tanah Air. Melalui GND Imperium Perkasa, mereka akan melakukan berbagai kampanye dan distribusi yang diklaim lebih serius dan lebih baik.

Alasannya adalah Huawei mengklaim GND punya pengalaman untuk pasar Asia Tenggara, dan GND sendiri akan membagi Indonesia menjadi 19 wilayah distribusi.

Selain itu, Huawei juga menekankan investasi 5 kali lebih besar dari sebelumnya, dalam rangka mempromosikan dan membesarkan merek Huawei. Investasi ini mencakup perekrutan sampai 5.000 promotor dan pemasangan iklan melalui berbagai media. Huawei menargetkan peningkatan pangsa pasar sampai 300 persen, dengan bantuan 10 ribu toko yang memasarkan smartphone Huawei.

“GND Imperium akan menyerap sebagian karyawan Huawei yang berada di divisi mobile device,” kata CEO GND Imperium Perkasa, Tank Tan. Ia memastikan tidak ada pengurangan karyawan, malah justru menambah jumlah personil untuk memenuhi target awal kampanye. Huawei juga menyatakan keseriusannya dalam memperhatikan pihak ritel, agar mereka lebih yakin dan nyaman dalam menjual produk Huawei.

Bagaimana dengan kerja sama pihak lain yang sudah terjalin sebelum menggandeng GND? Huawei menyebutkan, kerja sama tetap berjalan karena mereka memiliki peran yang berbeda. “Kita tetap bekerja sama dengan Erafone karena mereka yang akan memasarkan produk langsung ke konsumen. GND berada di bagian distribusi dan promosi,” kata Lo Khing Seng, Sales Director Huawei Device Indonesia.

Selain itu, kerja sama dengan GND Imperium Perkasa diharapkan mampu mengurangi jeda waktu peluncuran ponsel versi global dengan versi Indonesia. Johnson Ma mengakui, mereka menghadapi tantangan ketika membawa produk high end, seperti seri P untuk Indonesia. “Kami berharap bisa mengurangi gap ini,” kata Johnson.


(MMI)