HTC Kembangkan U11 Life untuk Android One

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 14 Sep 2017 09:56 WIB
htc
HTC Kembangkan U11 Life untuk Android One
HTC U11 Life dilaporkan dua leakster ternama melalui Twitter akan diluncurkan sebagai bagian dari program Android One.

Metrotvnews.com: Informasi yang diunggah pengguna dan leakster, LlabTooFeR, di Twitter menyebut bahwa HTC Ocean Life akan meluncur sebagai bagian dari program Android One. Informasi turut dikonfirmasikan oleh Evan Blass, yang turut mengunggah gambar yang diperkirakan sebagai UTC U11 Life.

GSM Arena menlaporkan, U11 Life tidak akan didukung oleh sebagian besar aplikasi HTC, dan akan hadir dengan dukungan sistem operasi Android O berlabel Sense 9.0_A1. Gambar yang diunggah Blass turut menampilkan bagian depan perangkat yang menyerupai U11.

Namun, HTC U11 Life hadir dengan pembingkai bagian layar perangkat berdimensi lebih tebal. Smartphone ini diperkirakan punya fitur EdgeSense, USonic, Zoe dan HTC Camera. Gambar U11 Life juga menampilkan desain sederhana dengan tombol volume dan tombol daya di sisi kanan dan pemindai sidik jari di bawah layar.

Sementara itu sebelumnya,  HTC dilaporkan tengah dalam tahap negosiasi akhir untuk menjual sebagian dari bisnisnya kepada Google. Akuisisi tersebut dianggap memiliki tujuan serupa dengan akuisisi divisi hardware ponsel Nokia oleh Microsoft dan Google pada Motorola.

HTC juga dilaporkan berpotensi menjual bisnis hardware Vive VR, yang merupakan bagian paling sukses dan paling berharga dari perusahaan tersebut. Pertimbangan tersebut merupakan kelanjutan dari langkah yang diambil HTC pada tahun lalu, saat kendali bisnis Vive diberikan kepada anak perusahaan miliknya.

HTC kembali mendapatkan rapor merah pada laporan keuangannya untuk kuartal dua tahun 2017, dengan kerugian bersih mencapai USD64,23 juta (Rp856.4 miliar). Angka tersebut meningkat 3,9 persen dari kerugian kuartal sebelumnya sebesar USD66,87 (Rp891,6 miliar).

Selain itu, HTC bekerja sama dengan Qualcomm untuk membuat headset VR Vive Standalone yang akan dijual secara eksklusif di Tiongkok. Headset baru dari HTC ini diklaim sebagai perangkat premium dan dapat menjalankan aplikasi dari platform Viveport milik HTC tanpa perlu terhubung ke PC. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.