AMD Capsaicin SIGGRAPH 2017

Melihat Lebih Dekat Ryzen Threadripper, Prosesor Super Kencang dari AMD

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 31 Jul 2017 11:08 WIB
amdhardwareryzen
Melihat Lebih Dekat Ryzen Threadripper, Prosesor Super Kencang dari AMD
AMD Ryzen Threadripper

Metrotvnews.com, Los Angeles: AMD akhirnya membeberkan detail dan spesifikasi prosesor High-End Desktop (HEDT) terbarunya yaitu Ryzen Threadripper.

Sesuai dengan namanya, Threadripper merupakan salah satu bagian dari keluarga prosesor Ryzen yang sudah dirilis dengan model terbarunya yaitu Ryzen 3. Lalu di mana posisi Threadripper dibanding prosesor Ryzen lainnya?

Threadripper merupakan prosesor HEDT dengan posisi di atas Ryzen 7. Ya, Threadripper merupakan prosesor yang diciptakan dengan performa lebih baik dari Ryzen 7. Seberapa besar perbedaannya? Sangat besar. Dari spesifikasi yang ditawarkan, sangat jelas Theadripper merupakan prosesor dengan performa yang lebih kencang.

Di seri tertingginya, yaitu Threadripper 1950X tampil dengan konfigurasi 16 core dan 32 thread, dua kali lipat dari Ryzen 7 1800X yang hanya menggunakan 8 core 16 thread. Meski demikian, Threadripper bukan ditujukan untuk sembarang pengguna.

Pihak AMD mengatakan prosesor ini tidak ditujukan untuk gamer tradisional yang kegiatannya hanya bermain game. Threadripper justru ditujukan untuk gamer yang suka menjalankan game dengan berbagai aplikasi lain, seperti aplikasi perekaman dan streaming. Kegiatan tersebut memang memerlukan prosesor yang sangat kuat dalam multitasking, yang artinya memerlukan lebih banyak core serta thread.



Threadripper tidak dibuat sembarangan. AMD mengatakan setiap die pada Threadripper dipilih dari 2 persen Ryzen die yang diproduksi, dan sebuah prosesor Threadripper memiliki 4 die dengan 2 die aktif dan 2 lagi merupakan mechanical stabilizer. Artinya, die yang digunakan di Threadripper merupakan die terpilih dengan tingkat efisiensi paling baik.

Apa yang dilakukan oleh AMD tersebut merupakan salah satu usaha mereka untuk memenuhi standar prosesor HEDT yang wajib memiliki performa komputasi lebih baik dari prosesor konsumen standar. Selanjutnya, AMD juga harus memenuhi persyaratan lain, yaitu mampu dukungan memori lebih besar, CPU dan PCIe lane lebih banyak, serta pilihan I/O dan penyimpanan lebih beragam.

Untuk memenuhi persayaratan tersebut, Threadripper dirancang khusus dengan spesifikasi kelas enthusiast. Tidak main-main, AMD menanamkan 64 PCIe lane hingga dukungan penggunaan RAM DDR4 dengan konfigurasi quad-channel melalui prosesor ini. 



Namun, Threadripper merupakan prosesor platform baru dengan socket prosesor sTR4 yang memiliki 4094 pin. Socket tersebut sangat besar, seperti yang telah kami tunjukkan melalui motherboard ASUS ROG Zenith saat Computex 2017 beberapa waktu yang lalu.

Berbeda dengan saudaranya yang lain, Threadripper secara mengejutkan menggunakan desain Land Grid Array (LGA) mirip dengan prosesor Intel Core, dengan pin ditempatkan di motherboard, bukan di prosesor. Socket juga terlihat lebih kokoh karena ukuran prosesor Theadripper sendiri yang sangat besar.

Karena menggunakan platform baru, sistem pendingin yang bisa digunakan di Threadripper juga harus menyesuaikan. AMD sudah bekerjasama dengan berbagai produsen sistem pendingin PC, seperti Noctua, Corsair, Thermaltake, Coolermaster, dan lain-lain. AMD mengklaim ada 20 produk pendingin cair (water cooling) dan 5 pendingin udara (air cooling) yang siap tersedia untuk Threadripper.

Ryzen Threadripper akan mulai dipasarkan pada tanggal 10 Agutus mendatang dan bakal tampil dalam tiga varian.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.