Lagi, Kantor Samsung Digerebek

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 25 Nov 2016 17:56 WIB
samsung
Lagi, Kantor Samsung Digerebek
Kantor Samsung kembali digeledah. (AP Photo/Ahn Young-joon, File)

Metrotvnews.com: Untuk kedua kalinya, kantor Samsung digerebek karena dugaan bahwa menyogok ke teman dekat dari Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye untuk mendapatkan persetujuan atas merger kontroversial tahun lalu.

Para penuntut menggerebek kantor Samsung di Future Strategy Office yang terletak di gedung Samsung Electronics di Seoul. Ini adalah kali kedua Samsung menjadi target penyelidik. Sebelumnya, kantor Samsung digerebek pada tanggal 8 November.

Samsung diduga menyogok Choi Soon-shil, teman dekat sang presiden, yang telah dipenjara karena dia memeras perusahan-perusahaan besar dan mempengarungi jalannya urusan negara, menurut laporan ZDNet.

Presiden Park juga kena tuntut, tapi dia menolak untuk bekerja sama dalam penyelidikan ini. Dia diduga bertemu dengan para pemimpin perusahaan besar Korea Selatan, termasuk Samsung, untuk memeras mereka.

Beberapa eksekutif senior Samsung telah dipanggil pihak penuntut dalam investigasi ini.

Penggerebekan kedua ini bertujuan untuk mencari bukti apakah Samsung berusaha untuk memanfaatkan kekuasaan Choi untuk mendapatkan persetujuan dana pensiun nasional, yang memegang saham Samsung C&T dalam jumlah besar, untuk melakukan merger dengan Cheil Industries tahun lalu.

Merger ini akhirnya disetujui dan Samsung berhasil mengalahkan Elliott Associates dari Amerika Serikat. Samsung C&T yang  baru dibentuk kini menjadi perusahaan induk Samsung Group dan menguasai saham Samsung Electronics.

Merger ini dianggap sebagai cara keluarga Lee untuk menguatkan kendali mereka pada perusahaan raksasa elektronik itu.

Para penyelidik juga melakukan investigasi untuk mencari tahu apakah ada usaha terencana dari Samsung untuk menyogok Choi untuk memanfaatkan pengaruhnya. Sayangnya, Samsung menolak untuk berkomentar tentang hal ini.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.