Sukses di Jakarta, Lalamove Dapat Kucuran Dana Segar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 12 Nov 2018 19:41 WIB
startup
Sukses di Jakarta, Lalamove Dapat Kucuran Dana Segar
Lalamove adalah jasa layanan logistik dan pengiriman on-demand.

Jakarta: Lalamove, startup penyedia jasa logistik dan on-demand delivery, baru saja mendapatkan pendanaan Seri C senilai USD100 juta.

Pendiri dan CEO Lalamove, Shing Chow mengatakan, dana ini akan digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia dan membangun fitur baru untuk memudahkan pelaku bisnis untuk mengakses armada pengendara Lalamove. 

"Setelah Seri B, kami menetapkan tujuan yang ambisius untuk mencapai cakupan pengiriman terdepan di seluruh Asia dan kami telah berhasil melewati harapan kami," kata Shing Chow. "Kami akan terus berkembang dengan cepat ke kota-kota yang kami rasa dapat kami layani dengan pengiriman yang paling mudah dan cepat di industri ini."

Pendanaan kali ini dipimpin oleh ShunWei Capital, perusahaan modal ventura yang cukup fokus untuk menanamkan investasi pada startup tahap pertumbuhan. Selain itu, pendanaan kali ini juga didukung oleh beberapa investor lama Lalamove, seperti Xiang He Capital dan MindWorks Ventures. 

Lalamove mendapatkan kucuran dana segar ini setelah mereka mendapatkan pasar yang cukup kuat di Jakarta. Lalamove berusaha untuk memberikan layanan pengiriman on-demand bagi UKM (Usaha Kecil Menengah) yang bergerak di bidang e-commerce, makanan, minuman, pakaian, dan elektronik.

Selain di Jakarta dan sekitarnya, Lalamove juga beroperasi di banyak kota lain. Per Juli 2017, mereka telah menyediakan layanannya di 100 kota. Dengan lebih dari 2 juta pengemudi, Lalamove melayani 15 juta pengguna.  

"Lalamove adalah investasi penting bagi kami di sektor logistik mobile," kata Shunwei Capital Partner, Cheng Tian.

"Kami memperkirakan akan adanya pertumbuhan yang kuat dalam sektor pengiriman beberapa waktu terakhir dan hal ini tercermin dari pertumbuhan dan kinerja Lalamove."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.