HP Home Planet 2018

Soal Esport, HP Pilih Dekat ke Komunitas

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 16 Nov 2018 14:28 WIB
hpgameshardwareesport
Soal Esport, HP Pilih Dekat ke Komunitas
foto: Tech Girl

Kuala Lumpur: Para produsen PC dan laptop saat ini membidik pasar gaming. Sudah menjadi rahasia umum bahwa industri game sedang mendapatkan banyak investasi dari berbagai pihak, terutama dari para pelaku esport.

Tidak sedikit vendor yang ikut terjun dalam berbagai kompetisi esport. Bentuk partisipasi mereka bisa berupa menciptakan produk khusus atau menjadi sponsor turnamen.

Industri yang sangat bernilai ini juga tidak luput dari perhatian HP. Mereka menyebutkan saat ini tengah serius mengembangkan berbagai cara untuk mendekatkan diri pada segmen ini.

“Sekarang kamu sudah punya dua merek laptop gaming. Untuk kelas atas kita punya Omen, dan Pavilion untuk segmen yang lebih terjangkau,” kata Managing Director SEA & Korea HP Koh Kong Meng.

Dalam ajang HP Home Planet 2018, Kong juga mengatakan HP telah menjadi sponsor beberapa kompetisi esport, seperti Overwatch League. Ia melihat, menjadi sponsor merupakan salah satu langkah mereka untuk lebih dekat dengan komunitas esport.

“Kita saat ini mengutamakan interaksi dengan para netizen atau komunitas esport.”

Asia merupakan pasar dengan pertumbuhan yang lebih cepat dari Asia. Menurut Statista 2018, Asia Pasifik jadi pasar game terbesar dengan pemasukan mencapai Rp2.000 triliun.

Asia Pasifik punya kontribusi sekitar hampir setengahnya, dengan pertumbuhan sekitar 16,8 persen dari tahun lalu. Indonesia sendiri punya sekitar 40 juta pemain game, dengan pendapatan mencapai Rp11,9 triliun.

Meskipun melihat Indonesia sebagai satu potensi besar untuk gaming, Kong mengaku belum bisa memberikan komentar lebih jauh mengenai rencana HP untuk industri gaming di Indonesia.

Sementara itu, beberapa kompetitornya sudah mulai menggelar kompetisi esport tahunan, yang berskala nasional sampai internasional dengan lingkup Asia Tenggara.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.