Sistem Dibobol, 9,4 Juta Data Pengguna Cathay Pacific Bocor

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 26 Oct 2018 14:57 WIB
cyber security
Sistem Dibobol, 9,4 Juta Data Pengguna Cathay Pacific Bocor
Cathay Pacific jadi korban serangan siber.

Jakarta: Cathay Pacific, salah satu maskapai penerbangan internasional ternama, menjadi korban serangan siber yang menyebabkan bocornya informasi pribadi dari jutaan pelanggannya. 

Maskapai penerbangan dari Hong Kong itu mengumumkan hal ini pada hari Rabu, mengatakan bahwa para hacker sempat mendapatkan akses ke sistem yang mengandung data dari 9,4 juta penumpang.

Mereka menyebut pertama kali mencurigai adanya serangan siber pada Maret, dan mengonfirmasi bahwa para hacker sempat mengakses sistem pada awal Mei, lapor CNET

Masih belum diketahui mengapa mereka baru mengumumkan kejadian ini ke masyarakat enam bulan setelah serangan terjadi. Ketika diminta komentar, Cathay tidak menjawab. 

"Kami meminta maaf atas kekhawatiran yang muncul akibat serangan siber ini," kata CEO Cathay Pacific, Rupert Hogg. Informasi penumpang yang dicuri oleh para hacker antara lain nama, negara asal, tanggal lahir, nomor ponsel, email, alamat, nomor paspor, dan informasi perjalanan. 

Cathay menyebutkan bahwa tidak ada password yang tercuri, tapi sedikit nomor kartu kredit juga bisa didapatkan oleh para hacker. Para hacker mencuri 403 nomor kartu kredit yang telah kadaluarsa dan 27 nomor kartu kredit yang masih aktif.

Mereka mengaku akan mencoba menghubungi semua orang yang terpengaruh oleh serangan ini. Mereka juga akan menyediakan layanan monitor ID dari Experian, perusahaan monitor kredit. 

Cathay juga menyebutkan bahwa mereka telah bekerja sama dengan polisi Hong Kong dan perusahaan keamanan siber dalam investigasi atas kasus ini. 


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

5 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.