Instagram Jajal Fitur Komunitas Sekolah

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 05 Oct 2018 13:40 WIB
instagram
Instagram Jajal Fitur Komunitas Sekolah
Instagram dilaporkan tengah melakukan uji coba fitur baru terkait dengan komunitas sekolah di sejumlah universitas.

Jakarta: Instagram tengah menguji fitur terkait dengan komunitas sekolah pada sejumlah universitas di Amerika Serikat.

Fitur ini memungkinkan pengguna bergabung ke jaringan universitas mereka untuk menambahkan kolom di profil untuk menampilkan sekolah, tahun kelas dan jurusan.

Selain itu, pengguna juga dapat menambahkan informasi terkait tim olahraga atau perkumpulan yang diikuti. Pengguna akan muncul pada daftar buku alamat mahasiswa dari universitas, yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pencarian, mengikuti atau mengirim pesan.

Namun, saat digunakan untuk mengirimkan pesan, pesan yang dikirimkan akan diterima melalui kotak masuk tertunda. Fitur komunitas sekolah menghadirkan kembali fungsi awal Facebook, memungkinkan pengguna mengatur privasi dalam menampilkan seluruh konten kepada seluruh murid dan pengajar di sekolah.

Sehingga pengguna tidak akan dapat mengungkap akun pribadi secara langsung kepada murid dan pengajar di universitas.

Instagram mengandalkan informasi pengguna yang dapat dibagikan kepada publik terkait sekolah dan pengguna lain yang diikuti untuk memverifikasi kebenaran pengguna sebagai mahasiswa atau alumni dari universitas tertentu.

Alih-alih mengakses secara aktif, pengguna akan mendapatkan notifikasi mendorong mereka untuk bergabung ke jaringan. TechCrunch menilai hal ini kurang dapat diandalkan jika dibandingkan dengan menggunakan alamat email universitas untuk proses verifikasi serupa Facebook, meski lebih mudah bagi pengguna.

Instagram juga menyediakan alat untuk memperingatkan pengguna terkait penyalahgunaan fitur komunitas sekolah, jika terdeteksi aktivitas mencurigakan seperti penggunaan fitur sebagai alat pengintaian.

Di sebelah nama pengguna terdapat menu diwakili tiga titik, dapat dimanfaatkan untuk melaporkan akun yang bukan merupakan anggota dari komunitas tertentu.

Sebelumnya, Instagram turut mengumumkan pimpinan barunya, Adam Mosseri, menggantikan pendiri jejaring sosial tersebut yang secara resmi mengundurkan pada akhir September 2018 lalu. Pengunduran diri pendiri Instagram ini dilaporkan akibat perbedaan pendapat terkait cara menjalankan bisnis.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.