Hacker Retas Printer, Minta Korban Ikuti PewDiePie

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 01 Dec 2018 13:09 WIB
youtubecyber security
Hacker Retas Printer, Minta Korban Ikuti PewDiePie
PewDiePie adalah kanal dengan pengikut terbanyak.

Jakarta: Felix "PewDiePie" Kjellberg merupakan YouTuber dengan pengikut terbanyak. Dia telah mempertahankan statusnya selama beberapa tahun. Namun, belakangan, posisinya terancam oleh T-Series, channel milik perusahaan musik asal India.

Beberapa waktu lalu, fans Kjellberg mengadakan kampanye di dunia nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bintang asal Swedia itu. Kali ini, orang-orang mengaku mereka menjadi korban peretasan dari penyerang yang mendorong mereka untuk mengikuti PewDiePie.

Menurut laporan The Verge, channel T-Series tumbuh dengan sangat cepat pada 2018. Saat ini, mereka memiliki 72 juta pengikut.

Selisih pengikut T-Series dan Kjellberg hanyalah sekitar 150 ribu orang. Dan dilihat dari tingkat pertumbuhan T-Series, banyak orang yang memperkirakan bahwa channel itu akan melampaui PewDiePie.

Namun, para fans Kjellberg tidak mau berdiam diri. Video yang Kjellberg unggah kini biasanya memiliki bagian ketika dia meminta para fansnya untuk meyakinkan orang lain untuk mengikuti kanalnya. Para fans melakukan berbagai hal untuk memenuhi permintaan ini.

Seorang YouTuber mengadakan kampanye dengan membeli ruang dari semua billboard, iklan di radio, dan iklan di TV untuk mendukung channel PewDiePie. Dengan ini, fans memastikan bahwa Kjellberg masih bisa mengalahkan T-Series.
 
Dalam beberapa hari belakangan, para pengguna Twitter telah mengunggah foto dari hasil cetak dari printer yang terhubung ke internet. Dalam selembar kertas itu, tertulis pernyataan bahwa PewDiePie membutuhkan bantuan mereka.

"PewDiePie, kanal dengan pengikut paling banyak di YouTube, terancam kehilangan posisinya sebagai kanal nomor satu oleh perusahaan India bernama T-Series yang mengunggah video cuplikan Bollywood," tertulis pada kertas itu.

Di sana, juga tertulis permintaan agar orang-orang mengikuti kanal Kjellberg dan memberitahukan "semua orang yang mereka tahu" tentang persaingan antara kedua kanal YouTube ini.

Seorang hacker di Twitter mengaku sebagai pelaku dari serangan ini. Dia mengatakan, dia melakukan serangan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan printer.
 
"Printer Anda memiliki celah," tulis TheHackerGiraffe di Twitter. "Saya mencoba memeringatkan Anda untuk menutup celah ini. Cara apalagi yang bisa saya gunakan agar saya bisa mendapatkan perhatian?"


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.