Apa Smartphone Merekam Pembicaraan Anda Tanpa Izin?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 05 Jul 2018 13:12 WIB
gadget
Apa Smartphone Merekam Pembicaraan Anda Tanpa Izin?
ilustrasi: popsci

Jakarta: Teori konspirasi bahwa perangkat mobile mendengarkan semua yang Anda ucapkan telah ada sejak lama. Sebagian orang memercayai teori konspirasi tersebut.

Namun, menurut para peneliti dari Northeastern University, teori itu salah. Setelah melakukan studi selama satu tahun, para peneliti menemukan bahwa aplikasi-aplikasi yang terpasang pada smartphone Anda tidak merekam pembicaraan Anda.

Namun, mereka menemukan bahwa aplikasi-aplikasi itu mungkin merekam apa yang Anda lakukan menggunakan kamera.

Sekelompok akademisi ilmu komputer melakukan percobaan dan menguji lebih dari 17 ribu aplikasi-aplikasi paling populer untuk Android. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah aplikasi-aplikasi itu merekam pembicaraan pengguna via mikrofon, lapor The Verge.

Sebagian dari aplikasi yang diuji dimiliki oleh Facebook dan lebih dari 8 ribu aplikasi dapat mengirimkan data ke media sosial tersebut.

Dari semua aplikasi yang diuji, lebih dari setengah memiliki izin mengakses kamera dan mikrofon ponsel. Ini berarti aplikasi mungkin mereka semua pembicaraan yang pengguna lakukan.

Menggunakan program otomatis untuk berinteraksi dengan aplikasi-aplikasi yang diuji, para peneliti kemudian menganalisis trafik yang dihasilkan oleh aplikasi-aplikasi tersebut. Para peneliti menemukan bahwa tidak ada data audio yang dikirimkan ke pihak ketiga.

Meskipun begitu, para peneliti juga menegaskan bahwa temuan mereka tidak menjamin 100 persen bahwa aplikasi pada smartphone Anda tidak pernah merekam pembicaraan Anda.

Menariknya, para peneliti menemukan hal lain: beberapa aplikasi mengambil rekaman video dan screenshot dari apa yang pengguna lakukan. Screenshot ini kemudian dikirimkan ke pihak ketiga.

Dengan kata lain, dalam usaha memeriksa kebenaran sebuah teori konspirasi, para peneliti menemukan masalah baru yang justru bisa menciptakan teori konpsirasi baru.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.