Android Kini Berumur 10 Tahun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 24 Sep 2018 10:35 WIB
androidgoogle
Android Kini Berumur 10 Tahun
Android kini sudah berumur 10 tahun.

Jakarta: Android merayakan ulang tahunnya yang ke-10 kemarin. Pada 23 September 2008, T-Mobile G1 yang menggunakan Android 1.0 resmi dirilis, menandai munculnya sistem operasi mobile baru dan juga era baru. 

Pada awalnya, Android memang tidak terlihat hebat. Namun, perlahan tapi pasti, Android menjadi platform mobile dominan di dunia dan membuat standar tentang fitur-fitur pada sebuah smartphone. Android juga mengacaukan bisnis beberapa perusahaan raksasa.

Ketika pertama kali diluncurkan, Android tidak bekerja dengan semulus sekarang. OS itu hanya bisa memutar video di YouTube, misalnya, menurut lapoarn Engadget. Android Market -- yang merupakan pendahulu Google Play -- hanya memiliki sedikit aplikasi. Google bahkan tidak menyediakan keyboard virtual. 

Kreator Android, Andy Rubin dan timnya pada awalnya membuat Android untuk memberikan pengalaman penggunaan layaknya BlackBerry. Ini sebelum Apple menjadikan touchscreen sebagai tren. Google masih berkeras menggunakan keyboard fisik setelah G1 dirilis. 



Meskipun begitu, formula dasar Android telah ada. Google ingin menjadikan Android sebagai OS yang terbuka dan fokus pada internet yang akan memudahkan Anda untuk menggunakan berbagai layanan Google.

Ini membuat Android menjadi sistem operasi yang menarik dan memiliki potensi besar pada 2008. Ketika itu, internet tidak lebih dari fitur ekstra pada sebuah ponsel. Beberapa perusahaan bahkan tidak memedulikan keberadaan internet pada ponsel. 

Dan Google berhasil merealisasikan potensi Android. Banyak orang yang mulai menggunakan Android berkat cepatnya Google memberikan upgrade dan kemunculan berbagai smartphone flagship seperti Motorola Droid dan Samsung Galaxy S.

Pada 2010, Android menjadi OS mobile paling populer. Perusahaan besar yang pada awalnya terlihat tidak bisa jatuh kalah oleh Android. 

Memang, iPhone menggoyahkan posisi BlackBerry, Symbian dan Windows Mobile. Namun, Android-lah yang meluluhlantakkan bisnis BlackBerry, Nokia dan Microsoft di pasar perangkat mobile.

Sekarang, tiga perusahaan yang membuat sistem operasi itu harus menggunakan Android atau membuat aplikasi untuk Android untuk bisa tetap relevan dengan pasar smartphone modern. 

Saat ini, Android digunakan di semua smartphone yang tidak dibuat oleh Apple. Pada 2017, ada lebih dari 2 miliar perangkat Android yang aktif. Selain itu, Android juga tidak hanya ada pada smartphone. Kini OS itu telah menjangkau berbagai perangkat lain, mulai dari tablet, smartwatch, TV, headset VR, bahkan laptop. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.