Apple Mulai Sebar Dokumen Panduan Face ID

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 07 May 2018 16:37 WIB
apple
Apple Mulai Sebar Dokumen Panduan Face ID
Apple dilaporkan mengirimkan panduan mengatasi permasalahan Face ID pada iPhone X kepada penyedia layanan resmi.

Jakarta: Apple mengrimkan dokumen kepada penyedia layanan resmi terkait dengan langkah yang perlu dilakukan saat iPhone X mengalami permasalahan dengan Face ID.

Langkah pertama yang disarankan Apple adalah melakukan pengujian diagnostik untuk mengetahui peluang permasalahan pada kamera belakang.

Langkah tersebut mengindikasikan terdapat keterkaitan antara permasalahan pada kamera belakang di iPhone X dengan kegagalan Face ID untuk dapat berfungsi dengan benar.

Menurut pengguna yang memiliki permasalahan dengan fitur Face ID di iPhone X miliknya, teknisi di Genius Bar mengungkap bahwa kamera belakang ponsel cerdas ini terhubung dengan TrueDepth Camera.

Jika uji diagnostik tidak menampilkan permasalahan pada kamera belakang, Apple menginstruksikan penyedia layanan untuk mengganti iPhone X milik pengguna dengan perangkat baru.

Langkah untuk melakukan pengujian diagnostik yang dianjurkan Apple kepada penyedia layanan resmi juga berlaku untuk teknisi Genius Bar di dalam Apple Store.

Apple menyebut bahwa perusahaannya meminta pengujian dilakukan untuk menyediakan pengalaman terbaik bagi konsumen.

Sementara itu, bocoran surat dari Apple untuk pusat perbaikan resmi yang beredar mengungkap bahwa Apple mengetahui permasalahan pada update iOA 11.3 yang menyebabkan kerusakan pada mikrofon di iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

Sebelumnya, Apple akhirnya meresmikan fasilitas pusat riset dan pengembangan aplikasi berbasis iOS di Indonesia, setelah mengumumkan rencana tersebut pada tahun 2017 lalu.

Kehadiran fasilitas ini menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga lokasi Apple Developer Academy bersemayam.

Pihak Apple menuturkan bahwa Developer Academy di Indonesia merupakan akademi ketiga yang dibangun setelah Academy di Brasil dan Italia. Akademi yang diciptakan dari inisiatif kerja sama Apple dengan Universitas BINUS kali ini bertujuan memperbanyak developer aplikasi berbasis iOS di Indonesia.

Sementara itu, belum resmi merilis iOS 12, Apple dilaporkan telah mulai mengembangkan sistem operasi baru yang akan mereka luncurkan pada 2019. Sistem operasi tersebut dipredikasi akan mengusung nama iOS 13, dan dikabarkan akan berbekal fitur split view atau multitasking.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.