Hadapi Lebaran, Indosat Ooredoo Siagakan 1.800 Teknisi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 01 Jun 2018 11:35 WIB
indosattelekomunikasi
Hadapi Lebaran, Indosat Ooredoo Siagakan 1.800 Teknisi
Division Head Fault Management Riche Doris. (medcom.id)

Jakarta: Bulan puasa dan lebaran adalah waktu sibuk bagi operator. Pada pertengahan bulan Mei lalu, Indosat Ooredoo telah melakukan uji jaringan ke Semarang untuk memastikan bahwa jaringannya siap untuk menghadapi lonjakan trafik saat lebaran. 

Meskipun begitu, kemungkinan terjadi masalah tetap ada. Karena itulah, Indosat menyiapkan lebih dari 1.800 teknisi yang siap dipanggil ketika terjadi masalah.

Di Kantor Pusat Indosat, Division Head Fault Management Riche Doris menjelaskan, bahkan beberapa eksekutif Indosat bersiap untuk kembali bertugas jika terjadi krisis. 



Pria yang akrab dengan panggilan Riche menyebutkan, Indosat memiliki i-NOC (Indosat Network Operation Center) yang berfungsi untuk memantau jaringan.

"Kami juga sudah menambahkan alat-alat untuk memonitor jaringan pada i-NOC. Sehingga kami bisa melihat tren trafik dari hari ke hari di rute perjalanan mudik," kata Riche. 

Saat ini, trafik di Jakarta masih tinggi. Namun, dia menyebutkan, menjelang lebaran, trafik akan mulai berpindah ke tempat yang menjadi lokasi mudik. "Kami juga bisa memonitor performa aplikasi seperti WhatsApp dan Facebook secara real-time," ujarnya.

"Indosat juga punya dashboard untuk memantau jaringan backbone nasional," kata Riche.

"Ketika terjadi masalah, hal ini bisa diketahui lebih awal. Ada juga Command Center yang akan beroperasi mulai 8 Juni sampai 24 Juni. Tugasnya adalah untuk mengoordinasi pihak terkait ketika terjadi masalah."

Misalnya, ketika terjadi masalah yang mungkin memiliki dampak besar, maka Command Center akan melibatkan eksekutif Indosat. Operator ini juga memiliki tim digital engagement yang berfungsi untuk memantau media sosial dan memeriksa apakah ada sentimen netizen terkait jaringan Indosat. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.