Sambut 2018, Panasonic Ingin Kembali ke DNA Awal

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 11 Apr 2018 18:38 WIB
panasonic
Sambut 2018, Panasonic Ingin Kembali ke DNA Awal
Jajaran direksi Panasonic pada perayaan perusahaan yang kini genap berusia 100 tahun.

Jakarta: Panasonic hari ini genap berusia 100 tahun. Di Indonesia sendiri mereka menggandeng Gobel Group Indonesia, perusahaan yang didirikkan oleh Konosuke Matsuhita telah beroperasi selama 58 tahun.

Dalam perayaannya hari ini bersama para dealer, perusahaan tersebut mengumumkan ingin kembali merangkaul filosofi awal berdirinya yang menjadi DNA perusahaan.

"Sekali lagi kita semua harus diingatkan tentang filosofi manajemen dasar, hal ini adalah DNA dan kompetensi inti kami. Dengan begitu, kita dapat kembali lagi ke awal, dihargai oleh pasar dan pelanggan, kemudian terus menciptakan cakupan nilai yang luas untuk “A Better Life, A Better World," ungkap President Director Panasonic Gobel Indonesia Seigo Saifu.

Menurut Saifu filosofi tersebut terdiri dari Customer First, Good Economy is Good-But Weak Economy is Even Better, dan Start Anew Every Day. Sang pendiri Panasonic pernah menuturkan bahwa sebuah resesi atau situasi yang sulit adalah kesempatan yang baik untuk berpikir tentang apa yang benar.

Selama waktu tersebut, aktivitas manajemen perusahaan dan produk akan diamati dengan baik oleh konsumen dan masyarakat luas, dan pada saat itu juga konsumen hanya akan membeli produk yang benar-benar bagus.

"Dengan demikian, perusahaan yang baik dapat menggunakan kemerosotan ekonomi sebaga peluang untuk mengembangkan bisnis mereka. Panasonic mengingat filosofi manajemen, misi dan nilai bisnis, sehingga dapat meningkatkan manajemen kami dan melangkah maju untuk perubahan yang lebih baik," jelas Saifu.

Saifu memandang bahwa Indonesia adalah pasar yang penting bagi Panasonic. Untuk tahun fiskal 2018, perusahaan ini mengumumkan kehadiran manajemen baru untuk memperkuat posisi Panasonic di pasar Asia khususnya Indonesia.

"Melihat perkembangan industri elektronik di Indonesia saat ini, di tahun fiskal 2018, Panasonic akan meningkatkan basis manajemen, membangun orbit pertumbuhan baru di tahun fiskal 2019, dan menargetkan untuk mencapai turnover ganda terhadap tahun fiskal 2017. Target ini akan dicapai melalui berbagai urutan pemasaran di bawah strategi bisnis baru," beber Saifu.

Selain itu Saifu membeberkan rencana Panasonic di tahun fiskal 2018 bahwa perusahaanya akan membuat perubahan pada produk terbaru, strategi penyaluran, penetapan harga, meningkatkan pelatihan untuk pelayanan produk atau pengembangan toko, memperkuat kolaborasi antara perusahaan penjualan dan manufaktur, dan pengembangan sumber daya manusia.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.