E3 2018

Microsoft dan Funko Boyong Gears of Wars ke Android dan iOS

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 12 Jun 2018 12:28 WIB
microsoftgamesE3 2018
Microsoft dan Funko Boyong Gears of Wars ke Android dan iOS
Microsoft, Funko dan Mediatonic akan hadirkan game mobile Gears Pop! untuk perangkat Andoid dan iOS pada 2019.

Jakarta: Sebelum mengungkapkan instalasi utama kelima pada saga Gears of War untuk Xbox One dan PC, Microsoft baru-baru ini mengungkap game baru pada jagat yang sama, yaitu Gears Pop!. Game ini merupakan hasil dari kolaborasi antara Microsoft, Funko dan Mediatonic.

Gears Pop! akan tersedia di Android dan iOS pada tahun 2019 mendatang, sehingga penggemar harus menunggu setidaknya selama satu tahun mendatang. Sayangnya, belum tersedia informasi lain terkait dengan game ini selain dukungan figur Funko Pop pada game.

Saat diluncurkan, game ini akan menjadi game Gears of War pertama yang tersedia dalam versi mobile. Sehingga Microsoft, Funko dan Mediatonic diperkirakan tidak akan terburu-buru dan lebih teliti agar dapat menghasilkan game mobile terbaik versi mereka.

Game ini juga diklaim akan menjadi salah satu game terbaik yang franchise game populer saat ini tersebut.

Sebelumnya, Microsoft dilaporkan dapat melakukan berbagai inovasi dalam pengembangan software, jika proses akuisisi platform GitHub selesai.

Meskipun begitu, tidak diketahui berapa besar angka tawaran akuisisi yang diajukan Microsoft. Pihak GitHub disebutkan menerima tawaran dari Microsoft karena merasa mengagumi visi dan misi yang dibawa CEO Microsoft Satya Nadella.

Setelah gambar dari perangkat ini, yang diciptakan oleh desainer David Breye pada bulan Desember lalu beredar di internet, kini kembali beredar gambar dan video yang menampilkan konsep Surface Phone terbaru dan diciptakan oleh Harry Dohyun Kim.

Konsep Surface Phone ini sesuai dengan dengan lini Surface berkat garis desain serupa dengan perangkat lain dengan usungan merek yang sama. Konsep ini diperkirakan berbasis sejumlah paten terbaru, termasuk paten layar pada engsel yang memberikan ilusi layar solid saat perangkat terbuka dalam mode tablet.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.