3 Software Anyar Microsoft untuk Transformasi Digital

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 15 Nov 2017 17:15 WIB
microsoftcorporatetransformasi digital
3 Software Anyar Microsoft untuk Transformasi Digital
Chief of Marketing and Operation Microsoft Indonesia, Linda Dwiyanti dalam konferensi pers 'Microsoft Industry Summit 2017' yang digelar di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, hari ini (15/11/2017).

Metrotvnews.com, Jakarta: Perusahaan dituntut mengdopsi teknologi digital dalam operasional. Tujuannya bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga membuat bisnisnya berkembang lebih besar.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief of Marketing and Operation Microsoft Indonesia, Linda Dwiyanti dalam konferensi pers 'Microsoft Industry Summit 2017' yang digelar di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, hari ini (15/11/2017).

"Berdasarkan pengamatan yang dilakukan Microsoft saat ini sudah banyak perusaahan dan bisnis di Indonesia yang memahami dampak positif dari transformasi digital. Tantangannya adalah bagaimana mereka mengadopsinya," tutur Linda.

Berdasarkan hasil studi Microsoft Asia Digital Transformation yang mensurvey 1.496 pemimpin perusahaan atau bisnis di dunia termasuk Indonesia ditemukan 90 persen dari mereka, khususnya di Indonesia mengakui transformasi digital itu penting dan dibutuhkan.

Permasalahannya, hanya 27 persen dari mereka yang telah memiliki strategi transformasi digital sepenuhnya dan sisanya masih belum memiliki strategi sama sekali. Oleh sebab itu, Microsoft merilis 3 buah software yang membantu proses transformasi digital, yaitu Microsoft 365, Azure Stack, dan SQL Server 2017.

"Tidak hanya mendorong proses tranformasi digital semakin mudah bagi perusahaan, tetapi juga layanan kami ingin membantu individu atau pekerja di dalamnya untuk bisa melakukan transformasi digital juga," imbuh Linda.

Microsoft 365 merupakan platform lengkap dalam mendukung pekerja sbeuah perusahaan untuk tetap produktif tapi juga berkolaborasi dalam menyelesaikan pekerjaannya. Pada platform ini tersedia beragam aplikasi untuk mendukung produktivitas di antaranya Office 365, Windows 10, dan Enterprise Mobility + Security. 

Azure Stack merupakan layanan cloud Azure milik Microsoft yang meyatukan fasilitas cloud publik dan privat. Perusahaan yang menggunakan layanan ini bisa miliki layanan cloud publik yang dimodifikasi layaknya cloud privat. 

Perusahaan tidak perlu memiki data center fisik yang tentu lebih mahal, namun dalam pengelolaannya bisa dilakukan layaknya memiliki data center fisik. Selain itu, ketimbang membangun data center dari nol, Azure Stack dilaim menyediakan beragam template desain data center yang bisa dipergunakan langsung oleh perusahaan.

Software lain yang diperkenalkan hari ini yaitu SQL Server 2017 yang merupakan sistem manajemen database yang dimiliki oleh perusahaan atau bisnis. 3 software ini menurut Linda sudah didesain dengan tampilan sesimpel mungkin dan layanan semudah mungkin untuk dipergunakan.


(MMI)