Celah di Twitter Bikin Kicauan 35 Ribu Karakter

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 08 Nov 2017 10:18 WIB
twitter
Celah di Twitter Bikin Kicauan 35 Ribu Karakter
Twitter bisa membuat cuitan atau tweet lebih panjang dari 140 karakter menjadi 280 karakter.

Metrotvnews.com: Twitter baru saja mengumumkan bahwa penggunanya bisa membuat cuitan dengan kapasitas ganda, dari 140 karakter menjadi 280 karakter. Lucunya, beberapa jam lalu, seorang pengguna berhasil membobol sistem layanan Twitter dan membuat cuitan terpanjang yang pernah ada di dunia.

Dilaporkan oleh The Next Web, dua akun Twitter yang diketahui berasal dari Jerman bernama @Timrseett dan @HackneyYT berhasil menembus sistem layanan Twitter usai perusahaan berlambang burung tersebut mengumumkan bahwa kini penggunanya bisa membuat cuitan sepanjang 280 karakter.

Pendiri sekaligus CEO Twitter, Jack Dorsey menuturkan bahwa pembaruan ini adalah sebuah inovasi kecil dengan dampak yang besar. Meskipun demikian, kabarnya banyak pengguna Twitter yang merasa tidak terlalu membutuhkannya.



Terkait dua akun yang berhasil membobol sistem layanan Twitter, keduanya berhasil membuat cuitan dengan karakter sebanyak 35.000 karakter.

Sayangnya, unggahan tersebut kemudian dihapus oleh pihak Twitter. Untungnya, internet selalu menyimpan jejak digital, beberapa orang berhasil menyimpan tampilan cuitan terpanjang di dunia tersebut di layanan Internet Archive.

Cuitan terpanjang tersebut diawali dengan kalimat dalam bahasa Jerman yang berarti, "Kalian tidak percaya pada kami? Ini buktinya." dan dilanjutkan dengan susunan huruf acak hingga mencapai 35 ribu karakter.

Tentu saja, pihak Twitter mengambil tindakan serius. Mereka tidak hanya menghapus cuitan tersebut, tapi juga memblokir akun kedua orang yang membuatnya. Hal ini terlihat dari potongan tampilan layanan Twitter yang dipamerkan oleh pengguna akun lainnya. 

Dua akun tersebut sempat mengakui bahwa tindakannya ini bukan sekadar sindiran atas fitur terbaru Twitter, tapi juga cara mereka untuk membuktikan betapa mudahnya mereka mengakali sistem layanan Twitter.
 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.