Samsung Patenkan Pemindai Telapak Tangan

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 03 Dec 2017 14:26 WIB
samsung
Samsung Patenkan Pemindai Telapak Tangan
Samsung dilaporkan mendaftarkan paten teknologi biometrik baru, yaitu pengenalan garis pada telapak tangan.

Jakarta: Samsung dilaporkan mendaftarkan paten teknologi baru di bidang pemindaian biometrik, yaitu teknologi pengenalan telapak tangan. Teknologi tersebut dilaporkan tidak akan digunakan untuk membuka kunci ponsel.

Phone Arena melaporkan, teknologi tersebut ditujukan Samsung sebagai cara bagi perangkat untuk memberikan petunjuk terkait password yang disimpan pengguna. Samsung menggambarkan paten teknologi sebagai fitur pada ponsel.

Teknologi ini berfungsi untuk memindai garis pada telapak tangan pengguna setelah foto dipotret dengan kamera ponsel. Jika pengguna lupa password untuk membuka kunci perangkat, pengguna dapat menggunakan kamera untuk memotret tangan dan memverifikasi identitas pada ponsel.

Jika teknologi dapat mengenali dengan baik, maka perangkat akan menampilkan huruf berbeda dari password, betebaran di seluruh garis telapak tangan pengguna yang telah dipotret. Teknologi ini terdengar aneh dan rumit.

Selain itu, teknologi menimbulkan pertanyaan terkait kemampuan pengguna lain untuk menggunanak ponsel jika berhasil membuka telapak tangan pemilik perangkat.

Namun, paten ini diperkirakan masih sebatas teknologi eksperimen Samsung dan belum dapat dipastikan akan dibenamkan pada perangkat karyanya.

Sementara itu, Samsung baru saja meluncurkan ponsel lipat W2018, di Xiamen, Tiongkok. Ponsel lipat tersebut masuk ke dalam kelas premium dengan dua layar. Selama 10 tahun belakangan, Samsung meluncurkan smartphone seri W untuk penggalangan dana dan W2018 hadir sebagai versi ulang tahun ke-10. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.