Apple Pikirkan Kembali Siklus Rilis iOS dan macOS

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 13 Feb 2018 11:22 WIB
apple
Apple Pikirkan Kembali Siklus Rilis iOS dan macOS
Apple dilaporkan melakukan perubahan pada jadwal perilisan update iOS dan macOS.

Jakarta: Apple tengah melakukan perubahan terkait update besar sistem operasinya pada tahun 2018. Tim pengembang diizinkan menunda perilisan fitur jika dinilai belum sempurna.

Axios dan Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Apple mengubah fokusnya pada sistem operasi iOS 12, lebih kepada stabilitas. Namun, sistem operasi iOS 13 dan macOS 10.14 masih akan digulirkan pada musim gugur ini, diperkirakan bersamaan dengan pengguliran versi baru dari watchOS dan tvOS.

Pengembang kini dapat mengerjakan fitur baru dengan rentang waktu selama lebih dari dua tahun. Hal ini guna membantu terkait dengan permasalahan kualitas, sebab hingga saat ini, iOS 11 dinilai masih belum sempurna.

Ketidaksempurnaan iOS 11 tersebut terlihat setelah pengguna perangkat menemukan bug tidak umum, seperti bug autocorrect, penerimaan pesan yang tidak sesuai dengan urutan, dan aplikasi Calculator yang tidak menghitung sebagaimana mestinya.

Sementara itu, sejumlah rumor terkait iOS 12 dan 13, serta macOS 10.14 dan 10.15 telah beredar. Rumor ini menyebut bahwa Apple akan memperbaiki keluhan pengguna dengan sejumlah fitur menarik.

Menurut Bloomberg, fitur tersebut termasuk fitur pengendalian untuk orang tua dengan statistik serta pengaturan lebih detil, aplikasi Stock baru dan cara memanggil Siri di bar pencarian iOS.

Apple juga dikabarkan akan menghadirkan Animoji pada iPhone X, serta kamera Face ID serta Animoji pada iPad Pro baru. Selain itu, Apple juga tengah mengembangkan update FaceTime yang akan memungkinkan pengguna melakukan panggilan ke lebih dari satu orang secara bersamaan.

Pengguna iPad masih harus bersabar menunggu update berisi fitur baru hingga tahun 2019. Update tersebut diperkirakan akan dibekali dengan fitur Spli View untuk aplikasi yang sama. Selain Split View, pengemban juga akan dapat mengintegrasikan tab dengan lebih mudah, guna berpindah antara beberapa dokumen dan view.

Pengembang pihak ketiga akan dapat merilis aplikasi untuk iPhone dan iPad pada macOS. Belum tersedia informasi lebih detil terkait kemampuan tersebut.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.