Tangkal Konten Ekstrem, Google Siapkan 10 Ribu Pegawai

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 06 Dec 2017 07:50 WIB
youtube
Tangkal Konten Ekstrem, Google Siapkan 10 Ribu Pegawai
Banyak pihak menuntut layanan yang disediakan oleh Google untuk bisa mengurangi jumlah konten negatif yang tersebar di dalamnya, misalnya video berunsur radikal di YouTube.

Jakarta: Layanan YouTube harus berbenah setelah iklan hengkang akibat banyak konten negatif yang berhasil beredar. Di tahun 2018, Google berjanji untuk lebih agresif lagi.

Dilaporkan oleh BBC, Google akan menyiapkan lebih dari 10.000 karyawan untuk mengawasi konten di YouTube di tahun 2018. Salah satu fokus mereka adalah video yang diunggah oleh kelompok ekstremis atau radikal.

Setidaknya ada 150 ribu video yang sudah diapus oleh YouTube sejak bulan Juni. Langkah ini juga bagian dari tuntutan yang disuarakan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May di perundingan PBB, bahwa dia ingin perusahaan teknologi juga berkontribusi dalam memerangi konten berunsur terorisme.

Lebih dari itu, May mau agar konten-konten tersebut bisa ditemukan secepatnya ketika diunggah ke internet dan bisa dihapus hanya dalam kurun waktu 2 jam. CEO YouTube Susan Wojcicki mengaku dia sedang dalam proses ke sana, memanfaatkan staf khusus dan teknologi machine learning serta kecerdasan buatan.

Pertengahan tahun ini saja, Google juga sudah menggelar sayembara sebesar USD1,3 juta atau Rp17 miliar untuk mendanai proyek teknologi yang bisa membantu Google menemukan dan menghapus konten negratif lebih cepat.

Mungkin terdengar aneh ketika teknologi mesin yang cerdas dan canggih lalu masih menyertakan tenaga manusia di dalamnya. Wojcicki ingin konten yang ditangkal tidak hanya berupa video, tetapi juga komentar pengguna layanannya. Jadi, teknologi mesin akan tetap dipandu manusia.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.