Indonesia Kini Peringkat 2 Terinfeksi WannaCry

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 18 May 2017 15:55 WIB
cyber securitycyber crimewannacry
Indonesia Kini Peringkat 2 Terinfeksi WannaCry
Indonesia kini peringkat dua dalam hal infeksi WannaCry

Metrotvnews.com, Jakarta: Perkembangan infeksi ransomware WannaCry di Idonesia ternyata cukup mengkhawatirkan. Data terbaru dari Kaspersky Lab mengatakan Indonesia kini berada di urutan kedua dalam hal infeksi ransomware WannaCry setelah Rusia.

Jumlah infeksinya di Indonesia dikatakan meningkat sangat pesat, sebab hari Senin (15/5/2017) kemarin Indonesia bahakn tidak masuk ke dalam 10 besar negara yang terinfeksi WannaCry. Apa penyebabnya?

Menurut Security Evangelist Kaspersky Lab, David Balcar, penyebab utama bertambahnya infeksi WannaCry di Indonesia adalah karena pengguna masih enggan memasang patch keamanan yang dirilis oleh Microsoft. Padahal patch tersebut adalah salah satu cara paling ampuh untuk memangkal WannaCry.

"Masalahnya ada di distribusi dan penerapan patch oleh pengguna. Untuk menangkal serangan WannaCry, patch keamanan pada port SMP di Windows sangat penting untuk dipasang. Sayangnya, masih banyak pengguna yang enggan mengaplikasikan patch tersebut," ujar Balcar kepada Metrotvnews.com siang ini.

Balcar juga mengatakan, WannaCry merupakan ransomware paling berbahaya yang muncul sejauh ini. Yang membuatnya sangat berbahaya adalah sifat seperti worm. Ia akan menginfeksi seluruh komputer yang ada di satu jaringan. WannaCry tidak membutuhkan perilaku khusus dari pengguna PC. Ia dapat menyebar secara otomatis dan menargetkan PC yang belum dipasang patch pada port SMB di Windows.

Ada beberapa tips yang dibagikan oleh Balcar kepada seluruh pengguna PC agar terhindar dari WannaCry. Pertama adalah pastikan sistem oeparsi telah di-update ke versi paling terakhir. Minimal Anda telah menambal celah keamanan pada port SMB di Windows. Kedua, gunakan software keamanan yang ampuh dan selalu up-to-date. Ketiga, lakukan backup data secara berkala.

Menariknya, Balcar tidak mengharuskan Anda meng-upgrade sistem operasi yang digunakan saat ini. Menurutnya, selama Anda masih bisa memastikan sistem opearsi tersebut bisa aman digunakan, maka Anda tidak perlu melakukan upgrade. Kaspersky sendiri masih mendukung penggunanya yang menggunakan Windows XP hingga saat ini.

Lalu bagaimana jika PC Anda sudah terlanjur terinfeksi WannaCry?

Pertama yang harus diperhatikan adalah jangan membayar uang tebusan yang diminta oleh penjahat siber. Jika Anda memiliki backup, pulihkan seluruh data Anda sesegera mungkin. Lakukan instalasi ulang secara penuh dan hapus WannaCry dari komputer. Pastikan juga komputer dalam satu jaringan tidak terinfeksi.

Mengapa Anda sangat disarankan untuk tidak membayar tebusan? Alasan terkuatnya adalah karena dengan membayar, Anda berarti mendukung kegiatan penjahat siber tersebut untuk terus melancarkan serangan. Selain itu, hingga saat ini masih belum ada jaminan pasti data akan kembali normal jika Anda membayar tebusan tersebut.


(MMI)

Video /