MWC Shanghai 2017

Dukung Ekosistem IoT, Qualcomm Kembangkan LTE IoT

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 30 Jun 2017 18:10 WIB
teknologiqualcomm
Dukung Ekosistem IoT, Qualcomm Kembangkan LTE IoT
Ilustrasi Internet of Things. (4Virtus.com)

Metrotvnews.com, Shanghai: Keahlian Qualcomm dalam mengembangkan prosesor untuk perangkat mobile merupakan aset bagi perusahaan dalam mengembangkan prosesor perangkat Internet of Things.

Namun, Vice President, Product Management, Qualcomm, Seshu Madhavapeddy mengatakan, ketika mengembangkan prosesor untuk perangkat IoT, ada banyak hal yang harus mereka sesuaikan karena smartphone dan perangkat IoT memiliki fungsi yang berbeda. 

Misalnya, pada smartphone, koneksi yang cepat hingga 1Gbps adalah fitur yang menarik. Sementara pada perangkat IoT, ia tidak memerlukan koneksi dengan kecepatan terlalu tinggi. Contoh lainnya adalah terkait baterai. Mengingat perangkat IoT terkadang ditempatkan di kawasan yang sulit dijangkau, seperti di bawah tanah, maka perangkat IoT harus memiliki baterai yang dapat bertahan lebih lama, sekitar 5-10 tahun. 

"Kami telah bekerja sama dengan 3GPP untuk mengembangkan beberapa konektivitas untuk IoT," ujar Seshu saat ditemui dalam acara MWC Shanghai 2017. Teknologi yang Seshu maksu adalah LTE IoT, yang terdiri dari eMTC (Enhanced Machine-Type Communication) Cat-M1 dan NB-IoT (Narrowband IoT) Cat-NB1.



Cat-M1 ditujukan untuk berbagai pereangkat IoT dengan tingkat realibitas tinggi dan latensi rendah, seperti monitor kesehatan, wearable dan sistim keamanan. Sementara Cat-NB1 ditujukan untuk perangkat yang membutuhkan throughput rendah dan tenaga juga biaya rendah, seperti sensor, monitor pertanian dan industri, serta infastruktur kota. 

Untuk mengembangkan Cat-NB1, Qualcomm pada dasarnya memangkas berbagai fungsi LTE, menyesuaikannya dengan kebutuhan perangkat IoT. "Kami mengurangi mobilitas, throughput data dan berbagai fitur lainnya. Sebaga gantinya, sebuah perangkat bisa dibangun dengan harga lebih rendah dan baterai yang lebih awet," ujar Seshu. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.