Go-Jek: Kami Ingin Ciptakan Dampak Sosial

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 28 Sep 2017 20:57 WIB
teknologibobmetrotvnews
Go-Jek: Kami Ingin Ciptakan Dampak Sosial
Go-Jek akan mulai berfokus untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas lagi dari layanannya

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjadi yang pertama bukan lagi fokus Go-Jek. Mereka ingin mengembangkan layanan mereka untuk bisa menciptakan lebih banyak dampak sosial. 

Go-Jek memang sering dianggap sebagai layanan moda tranportasi online, tapi Chief Marketing Officer Go-Jek, Piotr Jakubowski menceritakan bahwa sejak awal, Go-Jek sudah memiliki visi dan misi bahwa layanannnya harus selalu menciptakan dampak sosial bagi pengguna dan lebih luas lagi masyarakat Indonesia. Berdiri di atas panggung acara IDByte 2017 yang digelar pada Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Piotr menjabarkan strategi Go-Jek bisa menciptakan dampak sosial.

"Pertama, kita jadikan sepeda motor yang menjadi kendaraan utama bagi sebagian banyak masyarakat Indonesia, kita buat mereka bisa memanfaatkan kendaraan tersebut untuk mata pencaharian. Ojek pun sebetulnya budaya lokal Indonesia, jadi kita kembangkan saja," ungkap Piotr. Menurut Piotr, dari sini Go-Jek mulai menciptakan inovasi lainnya yang bisa memiliki dampak sosial.

Tahun 2016 dianggap Piotr sebagai tahun Go-Jek mulai berfokus pada visi dan misi untuk selalu menghadirkan layanan yang bisa memiliki dampak sosial. Apabila tahun 2015 Go-Jek hanya menyediakan layanan sebatas moda transportasi saja, tahun selanjutnya Go-Jek memiliki banyak layanan di dalamnya yang mengandalkan mitra driver.

"Dari fokus kami yang dahulu hanya tentang kecepatan atau speed dan inovasi, kami mulai menyadari bahwa keduanya juga bisa menghadirkan social impact. Ada banyak pihak yang terbantu dengan adanya layanan Go-Jek. Misalnya, membuka lapangan pekerjaan baru, lalu semakin banyak entrepreneur yang terbantu dengan layanan kami," tutur Piotr.

Dia mencontohkan kepopuleran minuman kopi dingin karena Presiden RI waktu itu terlihat membeli produk tersebut. Akibatnya, banyak pengguna layanan Go-Jek yang memesan jajanan tersebut sehingga bisnis tadi jadi laris manis.

Piotr dalam penjelasannya mengklaim bahwa Go-Jek dengan beragam layanan di dalamnya telah berhasil menciptakan dampak sosial berupa kesempatan bagi orang-orang untuk mengubah hidup menjadi lebih baik. Disebutkan bahwa 75 persen mitra driver Go-Jek full time berhasil mengantongi penghasilan di atas angka upah UMR dan juga berkontribusi terhadap pertumbuhan 340 persen usaha kecil dan menengah di Indonesia.

Atas usaha Go-Jek tersebut, perusahaan tempat Piotr bernaung mendapat penghargaan dari majalah Fortune sebagai perusahaan yang mengubah dunia di peringkat ke-17. Piotr menjabarkan dalam 14 bulan terakhir sudah ada sekitar 100 juta booking yang diterima, dan terkumpul Rp79 juta uang tip yang diberikan penumpang kepada mitra driver Go-Jek.


(MMI)

Video /