Meri, Ponsel Perdana Xiaomi dengan Prosesor Mandiri?

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 17 Oct 2016 08:35 WIB
xiaomi
Meri, Ponsel Perdana Xiaomi dengan Prosesor Mandiri?
Xiaomi dikabarkan akan membekali smartphone terbarunya, yaitu Meri, dengan chipset prosesor buatannya sendiri.

Metrotvnews.com: Awal tahun ini, Xiaomi dilaporkan berencana untuk menggunakan chipset buatannya sendiri pada smartphone terbaru yang akan mereka luncurkan pada tahun ini. Prosesor ini kabarnya akan ditanamkan pada ponsel kelas menengah bawah pada pertengahan tahun kedua 2016.

Keputusan ini diketahui masyarakat telah digarap Xiaomi selama beberapa waktu, setelah beredar kabar di tahun 2014 lalu yang menyebut, Beijing Pinecone Electronics menandatangani kesepakatan dengan desainer bernama Leadcore Technology Ltd.

Perusahaan yang berada di bawah payung Xiaomi tersebut bekerja sama merancang chipset mode multiple 4G mereka dengan Leadcore Technology Ltd yang merupakan anak perusahan dari Datang Telecom. Sementara itu, salah satu akun Weibo bernama @Science and Tehcnolgy mengedarkan informasi terkait prosesor ini.

Akun Weibo tersebut mengunggah gambar yang diperkirakan sebagai prosesor yang dikembangkan oleh Xiaomi ini terdapat pada perangkat bernama Xiaomi Meri. Pada gambar halaman benchmark AnTuTu, prosesor ini dilengkapi dengan GPU Mali-T860.



Sementara itu, gambar benchmark AnTuTu tersebut juga menampilkan Xiaomi Meri hadir dengan dukungan layar seluas 5,46 inci dan mengusung resolusi 1080p. Gambar lainnya menampilkan data EXIF foto yang dipotret menggunakan kamera ponsel tersebut, yang tersemat kata PINECONE.

Langkah Xiaomi untuk menggunakan prosesor karyanya ini dinilai menjadi kabar buruk bagi produsen prosesor Qualcomm dan MediaTek. Seperti yang telah diketahui, kedua nama besar produsen tersebut merupakan penyuplai utama untuk seluruh ponsel buatan Xiaomi.

Namun, keputusan ini juga akan menghasilkan keuntungan lebih besar untuk perusahaan asal Tiongkok tersebut. Beberapa waktu lalu, Xiaomi juga dikabarkan tengah mengembangkan layar lentur yang akan digunakannya pada perangkat generasi selanjutnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.