Samsung Hanya Produksi 100 Ribu Unit Galaxy X?

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 06 Oct 2017 14:14 WIB
samsung
Samsung Hanya Produksi 100 Ribu Unit Galaxy X?
Samsung dilaporkan hanya akan memproduksi 100 ribu unit ponsel cerdas lipatnya, Galaxy X, dan dipasarkan di Korea Selatan.

Metrotvnews.com: Samsung perlahan mengonfirmasi informasi terkait peluang untuk meluncurkan smartphone lipat terbarunya, Galaxy X, pada tahun 2018 mendatang. Perangkat ini dirumorkan telah menerima sertifikat dari Bluetooth SIG, dan National Radio Agency Korea Selatan.

Dengan nomor model SM-G888N0, ponsel cerdas tersebut akan muncul pada ajang CES di Las Vegas, Amerika Serikat pada tahun depan. Pada 2018, ajang perdagangan tersebut akan dimulai pada hari Selasa, 9 Januari, dan akan berakhir pada hari Jumat, 12 Januari 2018.

Penampilan Galaxy X di CES dinilai tidak mengejutkan, sebab umumnya Samsung mengumumkan versi terbaru dari perangkat unggulannya di ajang MWC di Barcelona, Spanyol. Tahun 2018 mendatang, MWC akan digelar dari hari Senin, 26 Februari hingga 1 Maret 2018.

Samsung diperkirakan akan meluncurkan Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus pada acara yang dihelatnya satu hari sebelum gelaran MWC 2018, tanggal 25 Februari 2018. Sementara itu, ajang IFA di Berlin, Jerman, setiap bulan September umumnya menjadi waktu bagi Samsung untuk memperkenalkan versi selanjutnya dari phablet Galaxy Note.

Pada tahun 2018 mendatang, IFA akan digelar pada hari Jumat, 31 Agustus, hingga Rabu, 5 September. jadwal tersebut mengindikasikan Samsung tidak akan mengorbankan perhatian media untuk perangkat lain demi Galaxy X. Sehingga ponsel lipat ini diperkirakan akan diluncurkan pada minggu pertama tahun depan.

Rumor yang beredar di Korea menyebut bahwa Samsung Galaxy X akan tersedia dalam model edisi terbatas dan hanya akan diproduksi sebanyak 100 ribu unit. Seluruh model Galaxy X tersebut juga diprediksi hanya akan dipasarkan di negara asal Samsung, Korea Selatan.

Pemasaran Galaxy X di negara asalnya tersebut akan menjadi cara Samsung untuk menguji daya tahan ponsel cerdas lipat tersebut. Jika pengujian perangkat edisi terbatas tersebut berbuah manis, Samsung diperkirakan akan meluncurkan perangkat secara global pada 2019 mendatang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.