Essential Dituntut Atas Tuduhan Pencurian Rahasia Perdagangan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 17 Oct 2017 13:18 WIB
androidsmartphone
Essential  Dituntut Atas Tuduhan Pencurian Rahasia Perdagangan
Essential dituntut oleh Keyssa atas tuduhan pencurian dari rahasia perdagangan miliknya, tanpa memberikan kompensasi.

Metrotvnews.com: Essential mungkin startup di ranah mobile, dan baru-baru ini merilis smartphone pertamanya. Hal tersebut tidak berarti perusahaan tersebut aman dari tuntutan hukum. Ranah pemberitaan selama tahun 2017 masih didominasi oleh tuntutan Apple dan Qualcomm.

Laporan yang beredar menyebut Keyssa Inc menuntut Essential dengan tuduhan pencurian dari rahasia perdagangan terkait dengan teknologi baru, memungkinkan ponsel untuk terhubung ke perangkat seperti kamera secara nirkabel.

Seperti yang dilaporkan GSM Arena, hal tersebut merupakan cara aksesori kamera 360 derajat milik Essential mengirimkan data kepada ponselnya. Keyssa mendapatkan dukungan dari Tony Fadell, pendiri Nest dan menjualnya kepada Google beberapa tahun lalu.

Fadell kemudian memimpin divisi Glass pada perusahaan mesin pencarian raksasa tersebut, sebelum memutuskan untuk mengundurkan diri pada tahun lalu. Tuntutan tersebut seolah menjadi pertarungan antara mantan seniro di Google, sebab CEO Essential yaitu Andy Rubin juga merupakan co-founder Android dan mantan Senior Vice President Google.

Keyssa mengklaim telah mengembangkan chip untuk perangkat yang memungkinkan transfer data dalam jumlah besar, tanpa memerlukan bantuan kabel atau Wi-Fi sejak tahun 2009. Keyssa ingin menjadikan teknologi ini sebagai fitur standar di smartphone, dan memutuskan untuk bekerja sama dengan Samsung dan Foxconn.

Essential dilaporkan telah melakukan diskusi dengan Keyssa terkait penggunaan teknologinya pada perangkat PH-1 selama 10 tahun. Kemudian, mereka memutuskan untuk mengakhiri hubungan antara keduanya dan menggunakan chip dari perusahaan lain, SiBeam.

Keyssa menyebut bahwa ponsel Essential menggunakan desain antenna dan mengaplikasikan metode pengujian perangkat miliknya pada lini manufaktur Essential. Karena informasi tersebut dibagikannya dengan Essential selama proses diskusi, Keyssa menuntut kompensasi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.