Uber Beli 24 Ribu Mobil Volvo untuk Armada Mobil Otonom

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 21 Nov 2017 11:26 WIB
uber
Uber Beli 24 Ribu Mobil Volvo untuk Armada Mobil Otonom
Volvo XC90.

Jakarta: Uber akan membeli 24 ribu SUV XC90 dari Volvo untuk membentuk armada mobil otonom. Armada XC90, yang dihargai mulai dari USD45.750 (Rp620 juta), akan diantarkan ke Uber pada sekitar 2019 dan 2021.

Sejak awal, mobil ini sudah akan dilengkapi dengan teknologi otonom yang memungkinkan Uber untuk menambahkan fitur otomatisasi mereka sendiri, kata Volvo.

"Persetujuan ini akan memposisikan kita di jalan yang tepat untuk memproduksi mobil otonom," kata Head of Auto Alliances Uber Jeff Miller dalam pernyataan resmi, seperti yang dikutip dari The Verge

Volvo berkata, teknisi dari kedua perusahaan akan mengembangkan SUV premium yang akan diberikan pada Uber tersebut. Sebelumnya, Uber telah menguji Volvo XC90 di Pittsburgh dan mereka telah menjalin kerja sama strategis dengan Volvo sejak Agustus 2016. Uber juga memiliki sekumpulan Ford Fusions yang dilengkapi dengan teknologi otonom.

Volvo sendiri berencana untuk meluncurkan mobil otonom pertamanya pada 2021. Mobil tersebut juga akan menggunakan dasar kendaraan yang sama.

"Industri otonomotif kini mengalami disrupsi akibat teknologi dan Volvo Cars ingin menjadi pihak yang aktif ikut serta dalam disrupsi tersebut," kata President dan CEO Volvo  Håkan Samuelsson. "Tujuan kami adalah untuk menjadi penyuplai pilihan bagi penyedia layanan ride-sharing di dunia."

Selama mengembangkan mobil otonom, Uber telah menghadapi berbagai masalah. Mobil tanpa sopirnya yang ada di Arizona mengalami kecelakaan parah pada bulan Maret tahun ini.

Selain itu, mereka juga meluncurkan layanan mobil otonom di San Francisco pada Desember tahun lalu, tapi diusir tidak lama kemudian karena tidak mendaftarkan armada mobil otonomnya yang terdiri dari 16 mobil. 

Waymo, perusahaan Google yang mengembangkan teknologi mobil otonom, menuntut Uber atas tuduhan mencuri teknologi yang mereka gunakan dalam kendaraan mereka. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.