WeChat Capai 1 Miliar Pengguna Aktif di Momen Imlek

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 06 Mar 2018 09:30 WIB
wechat
WeChat Capai 1 Miliar Pengguna Aktif di Momen Imlek
Aplikasi WeChat. (REUTERS/Petar Kujundzic)

Jakarta: Di hadapan pemerintah Tiongkok, CEO Tencent Ma Huateng menyebutkan bahwa aplikasi pengirim pesan yang ada di bawah naungan dan terbesar di negara tersebut telah memperoleh jumlah pengguna aktif bulanan tertinggi.

Dikutip dari South China Morning Post, pengguna aktif bulanan aplikasi WeChat atau yang dikenal sebagai Weixin di negara asalnya telah memiliki sekitar 1 miliar pengguna aktif bulanan. Ma mengungkapkan bahwa jumlah tersebut tercapai lewat momen Imlek.

Mengingat fitur WeChat yang menyediakan sistem transaksi finansial, aplikasi ini banyak digunakan oleh penggunanya di Tiongkok, maupun masyarakat Tiongkok yang ada di berbagai belahan dunia untuk mengirimkan uang dalam bentuk digital.

Disebutkan ada 688 juta pengguna fitur angpau digital yang meningkat 15 persen dari momen Imlek atau Tahun Baru Tiongkok di tahun 2017. Untuk jumlah pengguna aktif bulanan WeChat sendiri pada kuartal ketiga tahun 2017 tercatat masih di angka 980 juta.

Jadi tidak mengherankan apabila prestasi jumlah pengguna aktif bulanan WeChat yang kini mencapai 1 miliar sangat dibanggakan. Perlu diketahui bahwa angka tersebut juga boleh dibilang membuat jarak WeChat dengan aplikasi WhatsApp semakin dekat. 

WhatsApp memiliki jumlah pengguna aktif bulanan saat ini mencapai 1,5 miliar, yang baru sekarang melakukan uji coba fitur transaksi finansial. WeChat sudah sejak lama menghadirkan beragam fitur yang membuat aplikasi ini menjadi kebutuhan sehari-hari.

Bahkan pemerintah provinsi Guangdong menggandeng WeChat untuk membantu pembuatan kartu identitas virtual yang terhubung dengan database kependudukan Tiongkok. 

Bagi sebagian pihak lonjakan pengguna WeChat mungkin bukan hal yang menghebohkan mengingat aplikasi seperti Facebook dan WhatsApp dilarang beroperasi di Tiongkok.

Berkat persebaran masyarakat Tiongkok yng merantau di berbagai negara WeChat tetap memiliki basis penggunanya yang cukup besar.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.