CES 2018

Sarung Tangan Robotik NeoMano Dapat Kendalikan Tangan Lumpuh

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 08 Jan 2018 16:31 WIB
teknologices 2018
Sarung Tangan Robotik NeoMano Dapat Kendalikan Tangan Lumpuh
Neofect memamerkan konsep sarung tangan robotik baru untuk membantu penderita kelumpuhan akibat cedera di saraf tulang belakang.

Jakarta: Neofect memamerkan konsep sarung tangan penerus dari Raphael, sarung tangan cerdas yang dirancang untuk membantu pasien merehabilitasi tangan setelah terkena serangan stroke, namun dengan penawaran solusi lebih canggih.

Konsep baru dengan usungan nama NeoMano ini menawarkan solusi lebih canggih untuk penderita kelumpuhan akibat cedera saraf tulang belakang. Serupa Raphael, prototipe NaeMano ini hadir dengan tampilan unik.

Sarung tangan ini hadir dengan menggunakan bahan kulit, membungkus sekitar telapak tangan, dua jari dan ibu jari. Berbeda dari solusi lain yang membalut seluruh tangah, model karya Neofect ini hanya membalut tiga bagian tangan tersebut, dinilai cukup untuk mengeksekusi sebagian besar tugas.

Modul baterai besar tersemat di antara telapak tangan dan ibu jari, dan seluruh komponen pada sarung tangan ini terhubung ke panel pengendali. Hadir dengan tampilan sedikit kurang elegan, namun desain sarung tangan ini memiliki potensi besar dalam mendukung penggunanya.

Namun, fungsionalitas sebenarnya dari perangkat ini akan berbeda pada masing-masing pasien, bergantung pada jenis dan spesifikasi cedera mereka. Neofect mengaku telah mendaftarkan perangkat ini agar mendapatkan izin dari badan regulasi obat dan makanan Amerika Serikat, FDA.

Selain itu, Neofect juga berencana memasarkan perangkat ini pada akhir tahun 2018. Neofect akan menawarkan produk ini melalui situs pendanaan massal, Kickstarter, pada musim gugur mendatang, dan bersikukuh akan meluncurkannya pada tahun ini, meski pendanaan yang diterimanya melalui Kickstarter tidak mencapai target.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.