Samsung Galaxy S9

Bawa Galaxy S9 ke Indonesia, Samsung tak Lagi Bahas Spesifikasi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 09 Mar 2018 19:12 WIB
samsunggalaxy s9
Bawa Galaxy S9 ke Indonesia, Samsung tak Lagi Bahas Spesifikasi
Peluncuran Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus di Indonesia. (Medcom.id)

Jakarta: Gerak cepat, Samsung meluncurkan Galaxy S9 dan S9 Plus di Indonesia hari ini, Jumat 9 Maret 2018. Mereka bahkan langsung membuka pre-order di Indonesia satu hari setelah peluncuran Galaxy S9 dan S9 Plus di Barcelona.  

Galaxy S9 dan S9 Plus merupakan smartphone premium. Karena itu, sudah pasti spesifikasi dari smartphone ini termasuk yang terbaik. Dalam acara peluncuran Galaxy S9 di Indonesia, eksekutif Samsung sama sekali tidak membahas tentang spesifikasi teknis Galaxy S9 dan S9 Plus. 

Samsung tidak menyebutkan prosesor yang digunakan pada Galaxy S9 dan S9 Plus yang dirilis di Indonesia (untuk Anda yang penasaran, Samsung gunakan prosesornya sendiri, Exynos 9810) atau besar RAM dan memori internal dari dua smartphone barunya itu.

Sebagai gantinya, Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, Jo Semidang membahas dan mendemonstrasikan fitur-fitur kamera baru yang ada pada Galaxy S9 dan S9 Plus. Pria yang akrab dengan panggilan Jo itu menyebutkan, Galaxy S9 dan S9 Plus dibuat untuk generasi baru, yaitu mereka yang menggunakan bahasa visual sebagai cara untuk berkomunikasi.

Dia menyebutkan, salah satu masalah yang masyarakat hadapi sekarang adalah kamera yang tidak bisa beradaptasi dengan keadaan cahaya. Dengan mulus dia menyebutkan bahwa Galaxy S9 memiliki dua aperture, yaitu f/1.5 dan f/2.4.

Jo kemudian mengajak Tito Rikardo, seorang fotografer profesional untuk naik ke atas panggung, dan menjelaskan apa keistimewaan dari ponsel yang memiliki dua aperture seperti Galaxy S9.


Contoh perbandingan foto menggunakan aperture f/2.4 dan f/1.5. (Medcom.id)

Tito lalu menjelaskan bahwa aperture besar (f/1.5) dapat digunakan untuk mengambil foto di tempat remang-remang, sementara f/2.4 dapat digunakan untuk mengambil foto di siang hari. Dia juga menyebutkan, Galaxy S9 akan dapat secara otomatis tahu aperture mana yang harus ia gunakan. 

Cahaya di ruangan kemudian dibuat menjadi remang-remang dan Jo bersama Tito melakukan demonstrasi untuk mengambil foto menggunakan smartphone terbaru dari Samsung tersebut. 

Selesai membahas fitur dua aperture, Jo kemudian membahas tentang kemampuan Galaxy S9 untuk mengambil video slow-motion pada 960fps. Untuk melakukan demonstrasi, Jo meminta Tito untuk menuang susu ke dalam semangkok sereal.

Tujuannya? Untuk membuktikan bahwa dengan Galaxy S9, momen-momen sederhana sekalipun -- seperti saat sarapan -- bisa diabadikan secara "epic". 

Selesai membahas fitur-fitur kamera pada Galaxy S9, Tito turun panggung, digantikan oleh Kelly Tandiono, model yang juga sekaligus atlet. Kali ini, Jo membahas tentang fitur AR Emoji pada Galaxy S9. Dia menjelaskan bagaimana Galaxy S9 dapat membuat satu paket -- berisi 18 emoji -- dari foto pengguna. 


Hasil dari AR Emoji. 

Di panggung, Kelly memang sempat terlihat keasikan menguji fitur AR Emoji. Dua kali, Jo harus memintanya untuk fokus dan membiarkannya untuk menjelaskan tentang fitur AR Emoji tersebut. 

Dalam acara peluncuran Galaxy S9 di Indonesia, Samsung sama sekali tidak membahas soal spesifikasi dari smartphone premium barunya itu. Tidak heran, spesifikasi Galaxy S9 memang sudah dibahas secara lengkap dalam MWC 2018. Ketika itu, Samsung bahkan juga memberitahukan harga dari Galaxy S9 dan S9 Plus


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.