Samsung Produksi Pemindai Sidik Jari di Balik Layar

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 10 Oct 2017 09:31 WIB
samsung
Samsung Produksi Pemindai Sidik Jari di Balik Layar
Samsung dilaporkan kian menyeriusi pengembangan sensor pemindai sidik jari yang ditanamkan di balik kaca layar.

Metrotvnews.com: Infinity Display yang diaplikasikan pada Samsung Galaxy S8, Galaxy S8 Plus dan Galaxy Note 8, menghapus ruang di bagian depan perangkat untuk menyematkan pemindai sidik jari pada model tersebut.

Samsung berupaya menyematkan sensor pemindai sidil jari di balik layar, namun teknologi yang diperlukan dinilai terlalu rumit. Karenanya, Samsung memutuskan untuk menyematkan pemindai sidik jari pada tiga model smarphone high-end tersebut bersebelahan dengan kamera belakang.

Menurut Phone Arena, laporan terbaru menyebut bahwa sejumlah produsen Android saat ini terfokus pada teknologi pengenalan wajah, dan sedikit mengesampingkan sensor pemindai sidik jari pada layar. Hal tersebut tidak membuat Samsung menyerah untuk menyematkan sensor pemindai di balik kaca layar.

Analis KGI Securites, Ming-Chi Kuo mengirimkan pesan kepada klien berisi prediksi awal yang dibuatnya pada bulan Agustus lalu. Kala itu, Kuo menyebut bahwa Galaxy Note 9 keluaran tahun 2018 akan menjadi ponsel pertama Samsung yang didukung oleh pemindai sidik jari yang tersemat di balik layar.

Sementara itu menurut sumber yang telah melihat pesan terbaru Kuo, analis tersebut menyebut bahwa terdapat empat perusahaan yang mencari bisnis Samsung untuk pemindai sidik jari di balik kaca layar. Empat perusahaan tersebut adalah Synaptics, BeyondEyes, anak perusahaan Samsung Samsung LSI dan Egis.

Samsung LSI dan Egis dilaporkan memasok Samsung dengan pemindai sidik jari standar, sedangkan Synaptics dan Samsung LSI telah mengirimkan contoh kepada Samsung. Dua perusahaan tersebut dipertimbangkan sebagai perusahaan utama untuk memasok Samsung dengan teknologi tersebut.

Kuo memperkirakan pemindai sidik jari di balik kaca layar sebagai pengganti hingga Samsung mengembangkan Face ID versinya sendiri. Saat ini, Samsung telah memiliki teknologi pemindai iris mata yang dapat digunakan untuk membukan kunci perangkat unggulannya.

Namun teknologi iris mata tersbeut tidak menggunakan teknologi sensor 3D dan 2D, sehingga menimbulkan potensi teknologi mudah ditipu dengan menggunakan foto dan metode lainnya.


(MMI)

Video /