UKM Bisa Optimalkan Medsos untuk Jangkau Pelanggan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 11 Oct 2017 14:28 WIB
media sosialinstagram
UKM Bisa Optimalkan Medsos untuk Jangkau Pelanggan
UKM bisa menggunakan media sosial untuk menjangkau pelanggannya. (ANTARA FOTO / Maulana Surya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penggunaan media sosial yang terlalu berlebihan memang bisa berdampak negatif. Tetapi, jika digunakan dengan baik, media sosial dapat memberikan dampak yang positif. Untuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) misalnya, keberadaan media sosial membantu mereka untuk menjangkau lebih banyak orang sebagai konsumen. 

Meskipun Anda hanya memiliki sebuah toko kecil di sudut kota, Anda bisa mengembangkan merek Anda dan mempereknalkannya ke masyarakat melalui media sosial. Dulcet Patisserie dan Chic & Darling merupakan contoh UKM yang berhasil memanfaatkan Instagram untuk mengembangkan mereknya. 

Dulcet Patisserie adalah usaha kue asal Jakarta yang pertama kali membesarkan namanya melalui dunia digital. Sementara Chic & Darling menawarkan untuk merancang, membuat dan memproduksi barang-barang unik untuk membuat rumah pelanggan menjadi semakin nyaman. 
 


Dulcet Patisserie didirikan oleh kakak beradik Karina Mecca dan Keshia Deisra sementara Chic & Darling digawangi oleh Kania Annisa Anggiani. Mereka kemudian berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan media sosial, Instagram khususnya, untuk menggaet konsumen dan calon konsumen.

Karina Mecca, yang juga menjadi Brand and Marketing Director Dulcet Pattiserie mengatakan, salah satu keunggulan menggunakan Instagram sebagai alat marketing adalah karena media sosial di bawah Facebook itu menawarkan iklan tertarget. 

“Bisnis kami lahir dari Instagram dengan fanbase yang cukup kuat. Dalam kurun waktu tiga hingga enam bulan setelah bergabung dengan Instagram, pengikut kami meningkat secara drastis dan kami mendapatkan dukungan secara sukarela dari beberapa public figure,” jelas Karina.

Dengan membuat konten yang baik, maka pelaku UKM akan bisa berinteraksi dengan target pelanggan mereka. Menampilkan foto dan video yang menarik di Instagram memang penting, tapi caption dari konten itu juga tidak kalah penting. Karina dan Kania mengaku, mereka memanfaatkan Instagram untuk meningkatkan kesadaran atau awareness masyarakat akan keberadaan mereknya. 
 
 

(Can't believe) it's Friday again! ???? time flies so fast but at least we have this #CourtesanAuChocolat to calm us down ????

A post shared by Dulcet Patisserie (@dulcetpatisserie) on



“Kami memutuskan mengunggah foto kue dan informasi secara berkala. Foto yang diambil harus orisinil, dapat memenuhi ekspektasi pelanggan, dan berhubungan dengan mereka. Keahlian fotografi tidak selalu menjadi hal yang utama. Selain foto, caption juga memegang peranan penting untuk menceritakan latar belakang produk dengan sentuhan personal,” kata Karina.

Tidak ada peraturan terkait seberapa sering Anda harus mengunggah konten ke Instagram. Bisa saja, Anda mengunggah setiap hari atau beberapa hari sekali.

Namun, sebaiknya Anda mencari tahu kapan pengikut/audiens Anda membuka media sosial. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan waktu penggunggahan. Biasanya, warga Jakarta membuka media sosial seperti Instagram ketika mereka tengah terjebak macet saat mereka hendak pergi ke kantor atau pulang ke rumah. 


(MMI)

Video /