Google DeepMind Bisa Belajar Tanpa Bantuan Manusia

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 18 Oct 2016 10:18 WIB
google
Google DeepMind Bisa Belajar Tanpa Bantuan Manusia
Google DeepMind kini dapat belajar tanpa bantuan input data dari manusia.

Metrotvnews.com: DeepMind kini mampu mengajari dirinya sendiri berdasarkan informasi yang telah diprosesnya.

Kemampuan ini merupakan pengembangan selanjutnya untuk sistem kecerdasan buatan (AI) yang didukung oleh sistem hibrida Alphabet bernama Differential Neural Computer (DNC).

Sistem ini menggunakan data yang telah tersimpan pada memori penyimpanan komputer konvensional, saat dihubungkan dengan AI dan jaringan neural yang berkemampuan untuk menganalisanya dengan cepat. Model dengan sistem ini dapat mempelajari dari contoh seperti jaringan syaraf.

Sistem ini juga dapat menyimpan data dengan tingkat kerumitan tinggi layaknya kemampuan yang dimiliki oleh komputer.

Layaknya otak, jaringan syaraf pada model ini menggunakan rangkaian simpul yang saling terhubung untuk menyimulasikasikan pusat tertentu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan tugas.

Pada kasus ini, AI mengoptimalkan simpul untuk menemukan solusi tercepat guna menghadirkan hasil yang diinginkan. Hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan data guna memperoleh jawaban yang sesuai dengan lebih efisien.

Tidak hanya dapat mempelajari setiap hasil yang memungkinkan untuk mendapatkan solusi, DeepMind juga dapat memperoleh jawaban dari pengalaman sebelumnya. Hal ini dimungkinkan dengan menggali jawaban dari memori internal dan bukan dari kondisi atau pemprograman di luar sistem.

Proses ini merupakan cara kerja DeepMind yang memungkinkannya dapat mengalahkan manusia yang memegang posisi sebagai juara Go.

Go merupakan game dengan jutaan potensi pergerakan dan kombinasi angka tidak terbatas, seperti yang dilaporkan The Next Web.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.