Japan Display Bisa Bawa VR Mobile ke Tingkat Selanjutnya

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 26 Nov 2016 09:35 WIB
virtual reality
Japan Display Bisa Bawa VR Mobile ke Tingkat Selanjutnya
Japan Display umumkan pengembangan layar baru khusus untuk VR.

Metrotvnews.com: Japan Display mengumumkan tengah mengembangkan layar yang diklaim dirancang khusus untuk menyuguhkan pengalaman VR lebih baik. Layar ini akan hadir dengan ukuran 3,42 inci dan berbekal kepadatan 651 ppi.

Japan Display mengaku berupaya untuk meningkatkan kepadatan piksel, untuk menghindari garis tegas antara setiap piksel individual. Berdasarkan gambar yang dirilis oleh perusahaan asal Jepang ini, pengembangan layar tersebut dinilai berhasil, meski masih menyisakan ruang yang dapat dikembangkan.

Salah satu permasalahan lain pada solusi VR mobile saat ini adalah blur pada pergerakan, disebabkan oleh refresh rate dan waktu respons yang rendah. Japan Display mengklaim berhasil mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan refresh rate menjadi 90 HZ, lebih tinggi dibandingkan dengan 60Hz yang umumnya ditemukan oleh smartphone di pasar.

Refresh Rate sebesar 60Hz dinilai cukup untuk smartphone, namun tidak demikian untuk kebutuhan VR. Peningkatan rate 30HZ diprediksi akan menghadirkan perbedaan pada tampilan layar secara signifikan. Japan Display juga menyebut telah mengurangi waktu respon hingga 3 menit, yang dinilai lebih sesuai untuk layar untuk VR.

Selain itu, Japa Display juga mengklaim telah mengurangi latensi antara pergerakan yang terdeteksi oleh perangkat VR dan pergerakan yang ditampilkan pada layar LCD. Hal ini ditujukan untuk memungkinkan otak pengguna menikmati sesi penggunaan VR lebih lama dengan lebih nyaman.

Dinilai sebagai inovasi menarik oleh sejumlah pihak, Japan Display menyebut layar hasil pengembangan barunya tersebut belum dapat ditemukan pada ponsel manapun. Namun, perusahaan ini juga enggan berbagi informasi terkait rencana pembekalan layar ini pada produk tertentu, seperti yang dilaporkan Phone Arena.

VR telah menjadi ranah yang mendapat perhatian dari sejumlah perusahaan teknologi dunia, setelah raksasa teknologi seperti Samsung dan Lenovo menghadirkan perangkat VR miliknya, serta Facebook yang mengakuisisi Oculus. Sementara Apple mengaku tengah mengembangkan teknologi Augmented Reality untuk peta.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.