Huawei Jadi Vendor Android dengan Keuntungan Terbesar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Nov 2016 09:13 WIB
huawei
Huawei Jadi Vendor Android dengan Keuntungan Terbesar
Huawei kini menjadi vendor smartphone Android yang paling menguntungkan. (AP Photo / Mark Schiefelbein)

Metrotvnews.com: Huawei kini menjadi merek smartphone Android dengan keuntungan terbesar, menurut laporan Startegy Analytics, perusahaan konsultasi dan riset pasar asal Massachusetts.

"Kami memperkirakan, Huawei telah mendapatkan keuntungan operasional dari smartphone sebesar USD200 juta (Rp2,7 triliun) pada Q3 2016," kata Neil Mawston, Executive Director, Strategy Analytics.

"Huawei menguasai 2 persen dari keuntungan pasar smartphone, menduduki posisi kedua dan menjadi vendor Android dengan keuntungan terbesar untuk pertama kalinya."

Menurut Inquisitr, Strategy Analytics menghitung perkiraan keuntungan Q3 dalam 3 bulan yang berakhir pada 30 September.

Salah satu alasan mengapa Huawei berhasil mendapatkan pencapaian ini adalah karena masalah yang Samsung hadapi dengan Galaxy Note 7. Seperti yang dilaporkan oleh Los Angeles Times, biaya penarikan kembali Galaxy Note 7 yang harus Samsung bayarkan sedikitnya mencapai USD5.3 miliar (RP71,7 triliun).

Samsung bahkan tidak masuk ke dalam daftar vendor smartphone global dengan keuntungan terbesar buatan Strategy Analytics. Sebagai gantinya, perusahaan asal Tiongkok, Vivo dan OPPO berada di posisi nomor 3 dan nomor 4, menurut laporan tersebut. Ada beberapa hal lain yang membuat Huawei menjadi vendor smartphone Android dengan keuntungan terbesar.

"Jaringan pemasok yang efisien, produk yang baik dan marketing yang efektif merupakan alasan dibalik tingginya keuntungan yang didapatkan oleh Huawei," kata Mawston.

"Vivo dan OPPO berhasil mendapatkan keuntungan yang cukup baik karena harga yang stabil dan meningkatnya jumlah pengiriman di Asia."

Meskipun Huawei berhasil mendapatkan keuntungan besar tahun ini, tapi keuntungan yang dia dapatkan masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Apple. Apple iPhone masih menjadi pemimpin dalam pasar smartphone. Perusahaan tersebut berhasil menguasai 91 persen keuntungan pada Q3 2016. Strategy Analytics memperkirakan, Apple mendapatkan USD9 miliar (Rp121,7 triliun) hanya dari penjualan ponsel pada Q3.

"Apple mendominasi dan mendapatkan 91 persen pangsa pasar keuntungan smartphone di dunia," kata Linda Sui, Director Strategy Analytics. "Kemampuan Apple untuk memaksimalkan harga dan meminimalkan ongkos produksi adalah sesuatu yang mengagumkan dan iPhone terus menjadi penghasil keuntungan besar."


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

15 hours Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.